Joseph Gordon-Levitt adalah aktor dengan kualitas akting prima. Ia canggih sebagai sidekick Batman tak terduga di The Dark Knight Rises, piawai di film perjalanan maestro sirkus di The Walk, atau kece di premis yang enteng tapi asyik macam di Premium Rush.

Jangan lupakan aktingnya yang keren di Snowden sebagai peretas ulung yang jadi buron. Nah kali ini kita  melihatnya menjadi co-pilot dari pesawat yang dibajak.

7500 bukanlah ketinggian jika lo menduga demikian, tapi kode dari pembajakan pesawat yang ia terbangkan bersama sang kapten dalam perjalan ke Paris.



Film ini sebenarnya bukan film baru, tapi tren nonton streaming kan masih terus berlanjut nih, kayaknya gue perlo kasih tahu premis dari Gordon-Levitt yang ini.

Di sini Gordon-Levitt adalah co-pilot muda bernama Tobias Ellis yang terjebak dalam usaha pembajakan oleh teroris. Film kolaborasi AS dengan beberapa negara Eropa ini menghasilkan cerita menegangkan, sunyi dan intens.

Sayangnya, akting memukau Gordon-Levitt kurang diimbangi eksekusi jalan cerita di akhir. Klimaksnya dirasa klise.

Kita akan dibawa ke cerita sunyinya kokpit Tobias bareng kaptennya, Michael yang diperankan oleh Carlo Kitzlinger.



Ketika teroris berhasil melukai dan membunuh sang kapten, Tobias bangun dengan luka-luka. Tapi ia harus tetap fokus pula sebagai co-pilot agar tak penumpangnya tak panik sembari mengirimkan kode 7500 sebagai sinyal pembajakan.

Sayangnya kisah yang sudah seru ini kurang gereget ketika salah satu teroris malah menjadi protagonis. Dan lo bisa mengambil sudut pandang masing-masing di ending.

Dan satu hal lagi, film ini memang berporos pada Tobias alias Gordon-Levitt seorang. Sehingga lo akan merasa bahwa sang aktor benar-benar one man show macam Life of Pi atau kisah survival lainnya macam Burried.

Nah yang jelas, film yang disutradarai Patrick Vollrath ini cukup recommended kok bro!