Bahkan sampai Black Widow, Marvel Cinematic Universe sudah membuatkan film solonya. So, yang belum terjamah dari tokoh superhero besar Avengers lain adalah Hulk dan Hawkeye.

Hulk sudah ada film solo sebelum Disney mengakusisi hak cipta monster hijau dari Universal. Dua film pertama diperankan Eric Bana dan Edward Norton.

1. Prolog

Ketika Mark masuk, Avengers sudah dibangun serius oleh Marvel. Karenanya, Mark menuntut adanya film solo Hulk versinya.



Dan ide menarik dari sang aktor adalah di mana ia memasukkan bahwa Hulk akan menjadi menarik jika dipertemukan dengan Wolverine ketika ditanya Presiden Marvel, Kevin Feige.

“Pekan lalu, Kevin Feige bertanya kepada saya apa saya punya ide atau cerita lain untuk Hulk. Dan, saya bilang, iya, saya rasa masih ada cerita yang bisa diceritakan. Dia bilang, ‘Well, kenapa kamu nggak ke sini dan katakan kepada saya soal itu dan kita akan lihat apakah kita punya tempat untuk kamu di semesta Marvel?’,” papar Mark yang dikutip Comic Book.

“Hulk vs Wolverine. Saya ingin melihatnya. Hulk vs Wolverine,” ujar Mark.

Ide ini masuk akal dieksekusi selain karena X-Men sudah milik sepenuhnya jadi hak Marvelnya Disney.

2. Referensi Komik

Sebab, memang ada histori pertarungan antara dua superhero tersebut. Dalam seri modern, ada komik Ultimate Wolverine Vs Hulk yang ditulis Damon Lindelof dengan dengan artis ilustrator Leinil Francis Yu.

Nasib Hulk di Endgame sudah diketahui bersama. Ia menjadi lebih kalem dan diibaratkan Smart Hulk.



Sebelah tangannya namun rusak karena jentikkan infinity stones di mana Bruce Banner memang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan semesta.

Meski diketahui bahwa pada akhirnya adalah jentikkan Iron Man yang menyelamatkan semesta dari ancaman Thanos.

Mark Ruffalo adalah pemeran ketiga Bruce Banner usai Bana dan Norton. Awalnya Norton masih dinego untuk meneruskan perannya lantaran Iron Man sudah melakukan crossover di post credit The Incredible Hulk.

Gimana bro, keren juga kan ya kalau lihat Hulk sama Wolverine berantem?