
"Ini sangat menantang bagi saya karena selain fakta film ini adalah film horor, film ini juga akan menampilkan banyak adegan ekstrim di dalamnya, " kata Maria.
Pengambilan gambar bakal memakan waktu selama kurang lebih 3 minggu di hutan. Selain menyiapkan fisiknya sebaik mungkin untuk syuting outdoor, Maria juga membekali dirinya dengan doa. Sebab menurut kabar, hutan yang menjadi lokasi syuting merupakan hutan yang angker banget.
"Lebih banyak doa karena ini film horor. Terlebih lokasinya creepy ya," ujar Maria usai syukuran The Lake di kawasan Cikini, Jakarta, Senin (8/9).
"Persiapan sih fisik, banyak minum vitamin dan workout. Kebetulan aku masih sering basket juga jadi kondisi badan lumayan terjaga," tambah pemain basket Surabaya Fever tersebut.
Bermain dibawah sutradara bertangan dingin, Jose Poernomo nggak membuat Maria terbebani. Malahan hal itu makin mengangkat motivasi Maria.
"Beban sih nggak malah jadi termotivasi. Tapi karena ini debut targetnya harus jelas. Apalagi aku bermain dengan nama-nama yang udah banyak main film," pungkasnya.
