Avengers: Endgame jadi film paling spektakuler yang tayang di bioskop tahun lalu. Selain memecahkan rekor box office yang dipegang oleh Avatar sejak tahun 2009, Avengers: Endgame juga bikin orang rela menonton dini hari dan sebagian bioskop ada yang buka hingga 24 jam.

Di balik banyaknya aksi keren di film tersebut, salah satu hal yang menarik perhatian adalah penampilan Chris Hemsworth sepanjang film. Setelah akhirnya membunuh Thanos tanpa ampun, dirinya menghadapi masa depresi dan jadi Thor yang gemuk. Dirinya juga kelihatan main Fortnite seharian di rumah bersama Korg ketika ditemui oleh Hulk dan Rocket Raccoon.

Proses syuting untuk membuat dirinya jadi Fat Thor gak seekstrim metode yang digunakan oleh Christian Bale dengan mengubah langsung bentuk tubuhnya secara alami. Namun, Chris Hemsworth harus tetap menggunakan sebuah pakain prostetik demi menghasilkan bentuk tubuh sedemikian rupa sepanjang film.

Kedengarannya melelahkan bukan? Apalagi kabarnya beberapa tokoh sentral sampai syuting beberapa alternatif adegan supaya plot ceritanya gak bocor ke para penggemar. Tapi, menurut Chris Hemsworth, syuting Avengers: Endgame gak lebih melelahkan dari proses syuting film Netflix terbarunya, Extraction.



Berbeda dengan Avengers: Endgame, dalam film ini Chris Hemsworth banyak melakukan stunt-nya sendirian. Ini menurutnya sangat memicu adrenalin karena dirinya harus melakukan akting di sambil memperagakan aksi stunt.

Namun, bukan berarti Chris Hemsworth gak bisa menanganinya dengan baik, ini sedikitnya nunjukin bahwa film terbaru aktor Thor ini nantinya bakal punya intensitas tinggi dibandingkan film-filmnya yang lain.

Dalam film Extraction ini, ada keterlibatan duo sutradara bersaudara Avengers: Endgame, Anthony dan Joe Russo. Namun, dalam film Extraction ini keduanya gak terlibat secara langsung untuk menyutradarai. Joe Russo berperan sebagai penulis cerita dan dirinya bersama Anthony Russo jadi produser untuk film ini.

Extraction sendiri menceritakan Tyler Rake (Chris Hemsworth), seorang tentara bayaran dari pasar gelap yang direkrut oleh seorang bos kriminal untuk menyelamatkan anaknya yang diculik. Melakukan penyelamatan di Dhaka, Bangladesh, Rake jadi dekat dengan anak tersebut dan teringat akan kematian anaknya dulu.

Film ini sendiri rencananya dirilis di platform streaming Netflix pada 24 April nanti Bro. Jangan sampai kelewatan!