
Uniknya lagi, cerita dari film ini adalah berdasarkan dari sudut pandang seorang tukang pijit yang menjadi langganan para elit politik dalam film tersebut. Berdasarkan cerita-cerita yang ia dengar, maka tukang pijit tersebut mampu menyimpulkan keadaan yang sedang terjadi saat itu. Nah, agar tidak semakin penasaran, maka berikut adalah fakta-fakta unik dari film Negeri Tanpa Telinga.
Kena protes
Membuat film bertema sindiran politik emang susah. Segala sesuatu yang berhubungan dengan perizinan dibuat rumit oleh beberapa pihak. Termasuk ketika tim harus mencari tempat syuting yang tepat. Suatu ketika kru ingin melakukan syuting di sebuah kampus negeri yang salah satu petingginya adalah menteri. Setelah mengetahui jalan cerita film ini, maka serta merta menteri tersebut menolak memberikan ijin. Menteri tersebut akan memberi ijin jika jalan ceritanya diubah. Namun karena naskahnya sudah fix, maka kru akhirnya memutuskan untuk pindah tempat lokasi.
Kena bencana
Dampak letusan Gunung Kelud ternyata membawa dampak yang luas, salah satunya adalah terganggunya proses syuting film ini. Emang ngga kena dampaknya secara langsung, namun hujan debu vulkanik yang hampir menutupi seluruh daerah Jawa membuat kerugian yang cukup banyak. Ngga hanya waktu aja, namun biaya yang harus dikeluarkan. Seperti yang diketahui jika dampak dari abu vulkanik tersebut membuat hasil syuting selama seminggu menjadi ngga terpakai.
Pesta demokrasi
Film ini mengalami berbagai macam penundaan jadwal rilis. Rencananya, film buatan Lola Amaria tersebut akan rilis sebelum ramadhan dan piala dunia. Namun setelah mempertimbangan beberapa hal, akhirnya film tersebut dirilis pada tanggal 14 Agustus. Beruntungnya lagi, film tersebut dirilis ketika suasana pemilu masih terasa. Sehingga diprediksikan film ini bakal ditonton banyak orang.
Yuk nonton gimana serunya film ini di bioskop kesayanganmu.
