Udah nonton Mission Impossible : Rogue Nation kan? Sebagaimana kalangan Hollywood, banyak sekali penggemar sekuel ini menganggap cewek jagoan Rogue Nation, Ilsa Faust sebagai partner paling klik bagi Ethan Hunt. Rebecca Fergusson sang pemerannya pun dianggap sebagai lawan main sempurna bagi Tom Cruise. Chemistry-nya pas. Siapa sih doi ini?

Aktris asal Inggris ini memang spesial. Ia bahkan mendapatkan peran di film kondang ini tanpa audisi. Perempuan berdarah Swedia ini sedang berada di Maroko untuk syuting serial TV, The Red Tent. Mendadak disuruh balik ke London. Acaranya, ketemu Tom Cruise!

“Aku lagi di Maroko, naik onta bernama Barbie. Aku ingat aku sempat mikir, ini gila. Kenapa aku melakukan ini ya? Aku enggak bakal mendapatnya. Ini Mission Impossible! Aku merasa aku tidak punya cukup kemampuan untuk membawakan peran semacam itu,” kenang perempuan berdarah Swedia ini.

Panik dan gugup masih terasa hingga ia menjejakkan kakinya di London, hingga bertemu asisten sutradara dan Tom Cruise. “Aku nervous. Asisten sutradara menemaniku masuk hotel, turun tangga dan lalu - bam! - disana ada Tom memakai t-shirt hitam, jeans dan kacamata hitam. Aku ingat menatapnya dan berpikir, aku enggak benar-benar di sini,” ujar Rebecca.

Belakangan ia baru menyadari, ia sebenarnya tak perlu segitunya stres dan nervous. Bahkan menurut sutradara Christopher McQuarrie, keduanya langsung klik begitu ketemu, “Rebecca masuk ruangan dan langsung mengobrol dengan Tom. Aku menanyakan apa aku perlu mengaudisinya. Katanya nggak perlu, dia udah mendapatkan peran itu.”

Mendapatkan peran utama wanita di film sebesar Mission Impossible memang sesuatu yang istimewa. Bagi Rebecca, ini benar-benar luar biasa. Rebecca dilahirkan dalam keluarga Swedia, lahir dan besar di Stockholm, Swedia. Karena ini, begitu produksi Nation Rogue dimulai, Cruise biasa memanggilnya Swede.

Rebecca memupuk bakat seninya di sekolah musik saat kanak-kanak. Di usia 15 ia mulai tampil dan mengikuti audisi. Ia ingat betapa stresnya dia saat pertama kali tampil di depan kamera. “Rasanya pengin sembunyi. Dan lalu aku main opera sabun selama dua setengah tahun. Itu adalah pelatihanku, elo bisa mencela opera sabun sesuka loe. Tapi enggak ada sekolah yang lebih baik untuk mempelajari dialog, teknik dan pendalaman karakter,” bilang pemeran Elizabeth Woodville dalam serial The White Queen di BBC ini.