‘Rogue One’ menampilkan karakter dan jalan cerita baru, yang berkisah tentang sekelompok pahlawan tak terduga, yang di tengah konflik, bersatu dalam misi pencarian rencana Death Star – senjata paling mematikan milik Empire. Rogue One menceritakan kejadian penting dalam timeline Star Wars, dimana momen ini menyatukan sekelompok orang biasa yang memilih untuk melakukan hal luar biasa, dan dengan melakukannya, mereka memperjuangkan hal yang lebih penting dari diri mereka sendiri.

 

Sebagai film yang paling dinanti tahun ini, ‘Rogue One: A Star Wars Story’ dibintangi para pemain internasional yang berasal dari Inggris, Australia, Tiongkok, Mexico, Denmark, dan Amerika Serikat. Deretan pemain ini membawa keunikan tersendiri ke dalam film Rogue One – dari ketrampilan berkomedi hingga seni bela diri. 

 

Jyn Erso

 

 

Diperankan oleh penerima nominasi Academy Award, Felicity Jones. Jyn Erso adalah seorang wanita muda pemberontak yang kemudian bergabung dengan Rebel Alliance untuk melaksanakan misi pencurian recana Death Star dari Empire.

 

Dalam usaha mempertahankan tradisi Star Wars, ‘Rogue One’ menempatkan karakter protagonis yang kuat, setia, dan berdedikasi tinggi. Gareth Edwards, sutradara ‘Rogue One’ ingin selangkah lebih maju dengan menciptakan sebuah karakter yang mampu dimainkan oleh artis wanita ataupun pria, dimana seksualitas bukan menjadi penentu utama.

 

Setelah ditinggal hidup sendiri sejak kecil, Jyn dibesarkan Saw Gerrera, seorang rebel outlaw. Setelah dewasa, ia pun kembali merasa seorang diri. Menjelaskan karakternya, Felicity menyatakan, “Di awal Film, Jyn adalah wanita yang mandiri dan bertindak sesukanya. Ia adalah sosok yang tidak tahu bagaimana cara mematuhi peraturan dan selalu melewati batasan yang ada.” 

 

Cassian Andor

 

 

Diego Luna berperan sebagai seorang intelijen opsir dari Alliance. Cassian merupakan anggota Rebel yang memiliki dedikasi tinggi, tanpa ampun dan begitu dihormati. “Kamu akan melihat hubungan antara Cassian dan Empire di masa lalu. Terlihat jelas bahwa ia telah kehilangan anggota keluarganya karena kekejian Empire, sehingga ia merasa hancur di satu sisi. Pada awal ketika bertemu Jyn,  Cassian hanyalah opsir yang mengikuti perintah, namun seiring berjalannya cerita, Cassian dan Jyn menyadari bahwa ada banyak kesamaan diantara mereka,” jelas Kennedy.

 

Bagi Diego Luna, seorang aktor berbakat yang sudah terlibat dalam lebih dari 20 proyek film dan acara televisi, menyampaikan ketertarikannya untuk memerakan Cassian ditemukan dari hal yang sederhana. “Film ini memiliki banyak lapisan. Terdapat banyak adegan mendalam yang dramatis dan layak mendapat perhatian serta menuntut dedikasi dari para pemainnya. Namun terdapat juga beberapa adegan yang menyenangkan seperti sebuah koreografi. Keduanya merupakan hal yang sangat menyenangkan untuk dinimkati.”

 

Terkait hubungan Jyn dan Cassian, Gareth Edward mengungkapkan, “Ketika Cassian dan Jyn pertama kali bertemu, tidak satupun dari mereka ingin melakukan apa yang akhirnya mereka lakukan bersama. Cassian lebih memilih untuk melakukannya seorang diri, begitu juga dengan Jyn. Awalnya, mereka tidak terlalu akrab, namun pada dasarnya keduanya adalah orang-orang yang menyenangkan. Rasa permusuhan tersebut tidak dapat bertahan lama, karena di dalam film ini, keduanya akan bersama-sama memecahkan masalah besar yang terjadi di dunia Star Wars.”

 

Misi mereka tidaklah mudah dan tampak tidak mungkin, namun Cassian dan Jyn dalam perjalanannya masing-masing menemukan hal-hal baik yang tak terduga, sebagaimana diungkapkan oleh Felicity Jones, “Jyn mencurigai Cassian. Dia diharuskan menjalankan sebuah misi bersama seseorang yang belum pernah Ia temui sebelumnya, sehingga layak baginya untuk mencurigainya, Selain itu Jyn dan Cassian memiliki persamaan, yakni keduanya sama-sama keras kepala. Tidak mudah bagi keduanya untuk menjadi teman dekat, dan hal tersebut begitu menyenangkan untuk dimainkan. Namun, mereka melalui perjalanan bersama-sama, yang kemudian membentuk ikatan diantara mereka.”

 

Dalam mempertahankan filosofi Kennedy dan Lucasfilm untuk membuat film dapat merefleksikan keadaan dan keanekaragaman dunia, para filmmaker  berkunjung ke Tiongkok untuk menemukan dua pemeran utama lain, yaitu Chirrut dan Baze.

 

“Kami sungguh beruntung mempunyai Donnie Yen dan Jiang Wen,” ungkap Kennedy. “Keduanya sangat dihargai dalam industri film Tiongkok. Ketika kami membentuk karakter-karakter ini, kami ingin mendapatkan pemain yang beragam dan menemukan kedinamisan dari yin dan yang. Donnie dan Jiang merupakan dua pemain pertama yang kami ajak berbicara mengenai kemungkinan ini.”

 

Chiirut Imwe

 

 

Diperankan oleh seorang ahli seni bela diri dan salah satu aktor terbaik di Asia, Donnie Yen, Chirrut adalah seorang biksu tuna netra  yang dapat melakukan hal-hal luar biasa walaupun dengan kekurangan ditubuhnya. Dia adalah prajurit yang terlatih dan terampil yang mampu merasakan kebaikan hati dari orang-orang di sekitarnya.

 

“Donnie Yen sungguh bijaksana, seperti karakternya, dan memiliki selera humor yang baik,” ungkap salah seorang produser Rogue One, Allison Shearmur. “Donny memiliki bakat seni dan dan kinerja yang tergambar baik dalam karakter Chirrut. Yen dan Chirrut memiliki sifat elegan, berjiwa pahlawan, dan berbudi mulia.”

 

Ketika Force mulai dilupakan dan beberapa Jedi yang tersisa sedang dalam persembunyian, Chirrut menjadi satu-satunya orang yang masih percaya terhadap Force. “Chirrut adalah seorang yang sungguh percaya adanya Force, dan dia terus menunjukannya,” jelas Yen. “Di sepanjang film, dia memberi semangat dan motivasi kepada anggota timnya untuk beriman dan terus percaya kepada Force.”

 

Baze Malbus

 

 

Baze, seorang prajurit pragmatis yang tumbuh besar bersama Chirrut dan dia akan mengikuti sahabatnya hingga ke ujung dunia. Ketika mencari pemeran Baze Malbus, filmmaker berpikir Jiang Wen adalah pilihan terbaik.

 

Dalam memerankan karakternya, Jiang Wen menyatakan, “Baze begitu menyayangi Chirrut, dia percaya dan yakin kepada Chirrut. Mereka berhubungan sangat akrab sejak kecil, sehingga meskipun mereka memiliki sifat yang berbeda, mereka tetap memiliki keterikatan, dan Baze akan melakukan apapun untuk Chirrut.”

 

Bodhi Rock

 

 

Seorang pilot pesawat Cargo yang diperankan Riz Ahmed , Bodhi awalnya bekerja untuk Empire, namun merubah haluannya saat mengetahui kebenaran yang terjadi. “Bodhi adalah karakter yang tidak seharusnya berada di tengah perang. Di antara seluruh timnya yang merupakan prajurit atau tentara, hadirlah dia secara tidak disengaja, namun menyadari bahwa Ia harus menunjukan kontribusi dan membuat dirinya berarti. Dia adalah karakter yang akan memiliki koneksi dengan penonton,” ungkap Kennedy.

 

K-2SO

 

 

‘Rogue One’ memiliki droid berdesain unik dan kreatif – K-2SO, seorang droid penjaga keamanan Imperial yang diprogram ulang dan sangat setia kepada Alliance. 7’1’’ K-2SO diperankan oleh Alan Tudyk, yang menghadirkan rasa komedi melalui pembawaan aktingnya yang membuat sang droid lebih hidup melalui film motion picture.

 

“Alan seperti aktor komik yang baik, lucu, dan mampu menyentuh hati,” jelas Gareth Edwards. “Kami tidak ingin K-2 hanya menjadicomic relief. Terdapat kejadian yang sedikit tragis ketika dia yang mencari tempat untuk dirinya di dunia ini. Terdapat beberapa situasi yang menyenangkan, namun Alan membuat sosok K-2 begitu hidup.”

 

K-2 adalah droid milik Cassian, dan meskipun Jyn membutuhkan waktu untuk dapat percaya kepada droid yang dulunya adalah properti milik Empire, K-2 akhirnya menjadi salah satu anggota yang berharga di dalam tim kecil rebel.

 

Saw Gerrera

 

 

Mungkin Saw adalah karakter yang paling rumit di dalam kisah ini dan  yang tidak pernah ditemui dalam film Star Wars sebelumnya. Saw merupakan outlaw rebel, seorang yang memiliki kepercayaan bahwa Empire harus dilawan, namun dengan cara apa? Apakah dapat diterima bila dia mengorbankan seorang yang tidak bersalah demi kebaikan, atau keputusan seperti itu hanya membuatnya sama jahatnya dengan musuh-musuhnya.

 

Untuk memerakan tokoh Saw Gerrera, Edwards langsung memilih sang pemenang Academy Award, Forest Whitaker, yang mengatakan bahwa, “Saw sangat mengerti dan mayakini apa yang dia percayai. Dia percaya akan solusi yang dia pilih dan yakin solusi tersebut akan membuatnya memenangkan peperangan melawan Empire, namun keputusannya membuat Saw dianggap sebagai seorang ekstrimis. Dia adalah karakter yang tidak takut untuk melanggar batas hak asasi manusia dan bersedia melakukan hal-hal yang dianggap penting untuk menyelamatkan orang dan membebaskan kaumnya dari perbudakan Empire.”

 

Orson Krennic

 

 

Ben Mendelsohn memainkan peran penting dalam sejarah Star Wars. Dia adalah tokoh utama di balik pembuatan Death Star, senjata yang memungkinkan Empire mengambil alih seluruh Galaksi dengan menyebarkan ancaman. Ben Mendelsohn lah yang kemudian mengambil peran sang karakter antagonis ini. 

 

“Adanya Darth Vader di dalam film ini menimbulkan tantangan besar bagi kami, hal itu pun yang membuat kami harus mencari pemeran antagonis yang mampu disandingkan dengan Darth Vader. Saya pikir Ben telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan berhasil bersanding dengan karakter penjahat paling ikonik di cerita ini,” kesimpulan produser Rogue One.

 

Galen Erso

 

 

Diperankan oleh Mads Mikkelsen, Galen Erso adalah ayah Jyn dan seorang ilmuwan yang pintar., Galen adalah teoritisi berbakat, ahli matematika, ilmuwan eksperimental dan salah satu polymath yang paling terkenal seantero Galaksi. Galen dipilih oleh Empire untuk mengerjakan proyek pembuatan Death Star dibawah pengawasan Director Krennic.

 

Kennedy menambahkan, “Galen adalah seseorang yang menimbulkan banyak pertentangan, di satu sisi dia perlu dikasihani karena bergerak di bawah kuasa orang lain namun dia juga bekerja untuk Empire. Saya kira itu dapat membawa Mads untuk memainkan peran ini adalah keberuntungan untuk kmai Dia merupakan aktor yang luar biasa dan membuat kamu sungguh meyakini bahwa komitmen yang dimilikinya adalah komitmen moral.”

 

Dalam menjadi bagian dari keluarga Star Wars, Mikkelsen mengungkapkan, “Ini merupakan sebuah penghargaan yang besar bisa menjadi bagian dari film legendaris yang sudah dikenal di seluruh dunia. Hal yang sangat menarik bagi saya dari Star Wars mengangkat kisah yang begitu manusiawi, walaupun masih memiliki karakter seperti Droid yang tidak ada di dunia nyata.”