Dalam film Captain America: Civil War, konflik antara kedua belah pihak yaitu #TeamCap dan #TeamIronMan akan menjadi topik hangat di kalangan para penggemar dan khalayak film. Status quo yang terbentuk dalam Avengers, memecah belah tim menjadi dua kubu.

Satu kubu yang dipimpin oleh Steve Rogers dengan keinginannya untuk mempertahankan independensi Avengers dalam membela kemanusiaan tanpa campur tangan pemerintah, dan kubu lainnya dipimpin oleh Tony Stark yang secara mengejutkan justru mendukung keputusan Pemerintah atas pengawasan mereka terhadap Avengers.

Marvel Cinematic Universe memang tidak selalu mengangkat alur cerita yang sama dari versi Marvel Comic Universe. Hal ini dilandasi keinginan Marvel Studio untuk mengangkat versi film dari Civil War dengan sudut pandang yang berbeda, dimana masing-masing dari kedua tim – Team Cap atau Team Iron Man – sama-sama sejajar satu sama lain. Tim produksi menyisipkan narasi kasus yang rumit dimana pertimbangan kedua belah pihak atas jalannya masing-masing akan layak dibela.

Seiring dengan semakin besarnya bahaya yang harus mereka hadapi, semakin besar pula taruhan yang harus diambil secara personal oleh masing-masing kubu. Mempertimbangkan hal ini lah, tim produksi pertama-tama harus mengambil keputusan besar dalam menentukan keberpihakan tiap-tiap karakter terhadap regulasi yang diberlakukan pemerintah terhadap Avengers.

Setelah melalui beragam pertimbangan yang matang, tim produksi memutuskan untuk membagi Avengers kedalam dua kubu dimana Sam Wilson, Bucky barnes, Hawkeye, Scarlet Witch, dan Ant-Man dalam tim Captain America, sementara Black Widow, War Machine, Vision, dan Black Panther tergabung dalam tim Iron Man.

Berikut pembahasan soal Team Cap dan Team IronMan: