Akan sangat sedikit untuk mencari film Indonesia, khususnya yang mengangkat kisah percintaan remaja di Ibu kota, yang menarik, proporsional dan bermutu. Paska Ada Apa Dengan Cinta dan beberapa film di awal kebangkitan film nasional beberapa tahun lalu, kondisinya saat ini seperti tidak begitu memungkinkan, dalam artian begitu monoton, melulu percintaan, kemewahan dan minim edukasi. Namun menyamaratakan semua film komersil percintaan remaja tidak berkualitas mungkin adalah kesalahan kedua yang tidak perlu dibuat. Karena sebuah film karya Sutradara Angga Dwimas Sasongko yang kini tengah diputar di bioskop-bioskop di berbagai kota di Indoensia, mungkin hadir bagai oase di padang nan tandus tersebut. Hari Untuk Amanda, judul film ini, mungkin masih mengangkat alur cerita khas film remaja, namun yang menjadi pembeda adalah film ini mengeksplorasi setting lokasi dengan maksimal. Romantisisme berbagai sudut kota Jakarta diolah begitu baik. Titik-titik lokasi yang akrab dengan keseharian warga Jakarta, seperti warung nasi Padang di Jalan Sabang, pusat jajanan Blok S, Pasar Mayestik, pasar malam keliling, hingga atap gedung parkir Taman Menteng, dikreasi begitu rupa hingga memunculkan kesan romatik tanpa menjadi artificial. Cerita filmnya sendiri mengenai Amanda (Fanny Fabriana) yang bertemu kembali dengan Hari (Oka Antara) mantan kekasihnya selama delapan tahun di detik-detik menjelang pernikahannya dengan Doddy (Reza Rahadian). [rsk] Sumber: KOMPAS Sumber gambar: www.21cineplex.com http://www.21cineplex.com/images/film/film22071b.jpgbanner-ads