Justice League nggak cuma mengalami masalah saat proses produksi. Film yang menampilkan superhero terkuat DC Comics itu juga dikritik sebagian besar penggemarnya saat tayang ke bioskop.

Tapi nggak cuma itu. Warner Bros. harus menghadapi perselisihan dengan salah satu bintang utama Justice League.

Ray Fisher yang memerankan tokoh Cyborg, menuduh Warner Bros. bohong ke media soal syuting ulang Justice League. Fisher memulai debut sebagai Cyborg di Batman v Superman: Dawn of Justice pada 2016, sebelum dapat peran yang lebih besar dalam cerita di Justice League.



Nah, di bawah komando Zack Snyder, karakter Cyborg punya peranan yang signifikan di Justice League. Tapi itu semua berubah ketika Snyder keluar dari proyek itu karena sebuah tragedi dalam keluarganya.

Warner Bros. pun membawa Joss Whedon untuk menyelesaikan Justice League. Menurut Fisher, Joss tidak profesional dan semena-mena saat syuting.

Setelah tuduhan itu, apalagi fans nggak puas sama hasil filmnya, Warner Bros. menyewa private investigator. Tapi menurut Fisher, WB sedang mengubah narasi kalau dialah yang dianggap nggak kooperatif.

Wah, makin pelik aja nih masalahnya. Menurut lo, gimana nasib karakter Cyborg di cerita terusan Justice League?