Superhero bukan hal yang baru di dalam industri film. Sebelum film pertama MCU dibuat, udah banyak bertebaran film superhero di luar sana. Salah satu yang terbaik adalah The Dark Knight pada tahun 2008 yang diarahkan oleh Christopher Nolan.

Namun sejak kedatangan MCU, dunia superhero seakan punya standar baru. Banyak orang beranggapan bahwa film superhero bakal sukses kalau mereka mengikuti formula yang dibuat oleh Marvel Studios bersama Disney. Sejak Avengers pertama kali bersatu, setiap kali ada film superhero yang rilis di bioskop, orang-orang pasti membandingkannya dengan film MCU sebagai patokan.

Namun, serial Watchmen yang tayang di HBO dianggap melawan standar-standar yang dibuat film superhero besutan Marvel dan mereka mendulang pujian.

Serial ini sendiri adalah kelanjutan yang spekulatif dari film Watchmen arahan Zack Snyder 2009 lalu. Setting waktu dari Watchmen di HBO ini adalah alternate universe pasca kejadian di dalam film tahun 2009 tersebut.

“Superhero” yang bakal lo liat disini bakal berbeda dengan gambaran superhero yang kebanyakan orang-orang bayangkan. Di dalam dunia serial ini, para karakter menggunakan topeng atau kostum murni karena bagian dari pekerjaan mereka. Bahkan polisi diwajibkan menggunakan topeng untuk membuat persona baru dan melindungi identitas aslinya dari penjahat.

Beda dengan Marvel yang di mana kostum adalah bagian keistimewaan seorang superhero. Ketika seorang karakter Marvel keluar tanpa kostum mereka, gak bakal ada yang melirik karena tidak ada yang mengenalinya. Ketika polisi dalam serial Watchmen menggunakan topeng, itu adalah sesuatu yang mereka perlukan, berbeda dengan kostum yang berperan sebagai pembeda identitas mereka seperti para superhero Marvel.

Begitupun dengan kekuatan, hampir semua karakter di Watchmen gak punya kekuatan super, kecuali Dr. Manhattan yang punya kekuatan bagai dewa. Dalam Watchmen, hampir semua karakter adalah mereka yang berlatih beladiri dan keahlian cara menggunakan senjata. Lagi-lagi berbeda dengan karakter Marvel yang hampir semuanya punya kekuatan super entah itu merupakan hasil rekayasa genetik, terpapar radiasi, atau emang kekuatan supranatural. 

Selain itu, sulit membedakan mana hero mana villain dalam serial ini karena hampir semuanya adalah manusia biasa. Bahkan orang-orang yang bertindak sebagai “pahlawan” gak jarang menggunakan cara yang kasar dan kejam dalam melawan kejahatan, membuat mereka terlihat seperti seorang penjahat.

Untuk itulah, banyak yang menilai bahwa Watchmen adalah film anti-superhero dibandingkan film superhero. Serial ini membuat para penonton bertanya-tanya makna sesungguhnya untuk jadi superhero, karena setiap “hero” yang ada hidup dan tampil layaknya orang-orang biasa (di samping kostum yang mereka gunakan).

Kebalikan dari standar yang dibuat MCU inilah yang membuat Watchmen dinilai lebih baik dari rata-rata film superhero karena mereka seakan-akan membuat sebuah standar baru dan gak meniru elemen-elemen yang ada di banyak film sejenis.

Udah nonton Watchmen belum, Bro? Kalau udah, gimana pendapat lo tentang serial ini?