Episode ke-6 Game of Thrones melanjutkan cerita ketika Hodor mengorbankan dirinya agar Bran Stark bisa lolos dari kejaran White Walkers. Tapi Bran yang dibopong oleh Meera, tak bisa bertahan lebih lama lagi.
 
Mereka lari ke hutan pedalaman North of the Wall yang gelap dan bersalju. Ketika kaki semakin berat untuk melangkah, White Walkers sudah mulai menyusul dan mengepung mereka dari berbagai sudut.
 
“Maafkan aku Bran,” kata Meera pasrah.
 
Saat keduanya sudah siap mati, datang ksatria berkuda yang menumbangkan satu per satu White Walkers. Siapa dia? Sosok misterius itu mengenakan tutup kepala. 
 
 
Ketika kondisi benar-benar aman, Bran langsung menanyakan identitas sang penyelamat. Dia mengaku dikirim oleh Three Eyed Raven.
 
Bran kaget ketika sang ksatria membuka penutup wajahnya. Dia adalah Benjen Stark, First Ranger Night's Watch sekaligus paman Bran, yang dinyatakan hilang setelah melakukan perjalanan ke Utara. Dan petualangan Bran Stark dimulai ke babak baru.
 
Game of Thrones musim ke-6 episode kemarin juga menampilkan perjalanan Sam Tarly yang pulang kampung, demi menjaga Gilly dan Little Sam. Tapi semua tidak sesuai dengan yang diharapkan. Sam yang ternyata anak bangsawan, tidak diterima oleh ayahnya karena membawa gadis Wildlings.
banner-ads