
Tapi, ada empat orang di antaranya yang menarik perhatian Fredi. Hal tersebut lantaran para murid yang nggak kalah kacaunya ini ingin mengikuti kompetisi robot yang bakal segera digelar. Meskipun tahu hal tersebut nggak mungkin terjadi, tapi Fredi mendukung mereka dengan sepenuh hati.
Nggak punya skill, pengalaman dan hanya sedikit uang, mereka pun mulai petualangan untuk menjadi yang terbaik. Nantinya, Fredi dan para muridnya harus berhadapan dengan mantan juara yang berasal dari sekolah teknik bernama MIT yang udah diakui kehebatannya.
Dalam perjalanannya mencapai mimpi, kelima orang ini akhirnya menemukan sesuatu yang lebih bernilai dari sebuah kemenangan. Persahabatan dan keluarga. Gimana akhir dari Fredi dan para murid kesayangannya ini? Saksikan kisahnya dalam Spare Parts.
