Sony dan Disney pisah jalan. Efek buruknya dan sungguh jadi sorotan luas adalah berpisahnya Spider-Man dari Marvel Cinematic Universe.

Padahal Spider-Man sedang bagus-bagusnya menjadi bagian Marvel. Ini menjadi teka-teki gimana nasib ke depannya Tom Holland as Peter Parker bro.

Dan tentu saja jalan cerita Spider-Man sendiri yang sudah melekat di dunia Marvel sejak gabung Avengers.

Sesungguhnya tanda-tanda perpecahan antar dua raksasa rumah produksi itu sudah tercium lama. Sony mengungkapkan kekecewaan yang besar atas Disney.



Sejak lama, Disney meminta pendapatan 50:50 untuk ke depannya. Sony yang punya hak paten Spider-Man seutuhnya merasa keberatan.

Sony hanya memberi jatah 5 persen keuntungan dari penjualan film Manusia Laba-Laba itu. Kebuntuan negosiasi ini menjadi awal pangkal dari masalah.

Selama berbulan-bulan ternyata ada perselisihan tentang perjanjian dan kontrak. Perpecahan pun tak dapat dihindari. Dan Disney dengan Sony sama-sama tak bisa mencari solusi dan win win solution atas ini.

Spider-Man adalah tokoh paling terkenal dari komik Marvel. Ia juga terbukti adalah superhero paling digemari.

Dalam komiknya, Spider-Man tak bisa berpisah dari superhero lainnya karena mereka saling berhubungan. Dan kita semua tahu bahwa Tony Stark aka Iron Man adalah mentornya.

Dan kita semua senang bukan ketika Spider-Man akhirnya benar-benar muncul bareng Avengers lain di film Captain America: Civil War untuk pertamakalinya bukan?