Nggak hanya musisi Indonesia aja nih yang lagi gencar-gencarnya menggalakkan anti pembajakan, hal ini ternyata juga dilakukan oleh para penyanyi luar negeri. Jika di dalam negeri ramai menuntut pihak-pihak tertentu misalnya pengusaha karaoke, sejumlah penyanyi top dunia ini menuntut Youtube. Tuntutannya nggak tanggung-tanggung, Rp 12,3 triliun jika situs media streaming tersebut terbukti bersalah.

Adalah Irving Azoff yang memprakarsai tuntutan ini. Taipan musik dunia ini menjelaskan jika Youtube nggak memiliki lisensi dari Global Music Rights. Perusahaan tersebut menaungi beberapa musisi terkenal, sebut aja Pharrell Williams, John Lennon, Eagles, hingga Smokey Robinson.

“Karena mereka tidak kooperatif dan perusahaan klien kami merasa dirugikan,” ungkap Irving dalam sebuah wawancara dengan salah satu media. Ia juga mengatakan jika para musisi udah jengah dengan kondisi distribusi musik saat ini. Banyak musisi yang merasa nggak dihargai dengan maraknya video klip mereka disebarkan secara gratis. Pharrell Williams dkk menganggap saat ini adalah waktu yang tepat untuk memberikan tuntutan.

“Cara fans untuk mendengarkan musik terus berkembang setiap harinya. Cara mereka menginjak-injak hak di pasar digital tanpa memperhatikan kontribusi terhadap proses kreatif tidak bisa ditoleransi,” imbuh Irving.

Sementara Google sebagai owner dari situs streaming terbesar tersebut, nampaknya udah mulai bersiap-siap dengan hal ini. Wah, beberapa waktu ke depan sepertinya bakal jadi perdebatan panas antara kedua belah pihak ini. Tunggu aja deh, apa yang bakal dilakukan oleh perusahaan besutan Larry Page ini.