73 juta copy album di seluruh dunia merupakan sebagian prestasi fenomenal Tupac Shakur sebagai seorang rapper. Meskipun udah berpulang lebih dari satu dekade lalu, karya-karyanya masih memberikan influence bagi banyak orang. Nggak cuma itu berbagai event tribute pun digelar sebagai penghormatan kepada Tupac. Paling baru acara bertajuk All Eyez on Me: The Writings of Tupac Shakur bakal segera digelar. Seperti apa acaranya?

banner-ads

Well, acara ini adalah semacam pameran barang-barang pribadi Tupac selama karirnya di dunia musik. Mulai dari catatan pribadi, lirik lagu, puisi hingga rekaman asli bisa kamu temui di sini. Acara ini sendiri bakal digelar di Los Angeles Grammy Museum pada bulan depan.

Nggak cuma dikenal sebagai rapper, Tupac juga adalah seorang aktivis. Nggak heran jika lirik lagu ataupun tulisannya selalu mengandung arti khusus. Hal ini pun diungkapkan oleh sang ibu, Afeni Shakur. “Tulisan Tupac adalah jujur dan refleksi dari apa yang ia kejar, dan berkaitan dengan hidup. Pesan-pesannya tak kenal waktu. Kata-katanya selalu memotivasi dan menginspirasi banyak generasi baru,” ungkap Afeni.

Nggak cukup dengan sebuah pameran, kehidupan Tupac juga bakal dibungkus dalam sebuah film biopik. Randall Emmett bakal menjadi produser dan John Singleton yang pernah mengerjakan Poetic Justice pada tahun 1993 lalu juga bakal kembali terlibat.

Wow penghormatan yang luar biasa untuk seorang musisi yang menginspirasi. Kamu nge-fans karya-karya Tupac? Don’t miss this fabulous event!