Hadirnya Calon Bintang Baru yang Akan Bersinar di Industri Musik Tanah Air

LAZONE.ID - Kreatifitas dan jenis musik yang diperdengarkan sangat berwarna dan beragam, sehingga proses seleksi pun terlihat ketat.

PERHELATAN akbar Meet the Labels 2015 berakhir dengan gemilang. Dari ribuan peserta baik itu solois, duo atau band yang mendaftar secara online sejak bulan Juni lalu, akhirnya didapat lah top twenty finalis untuk tampil secara live dihadapan delapan Label musik besar yaitu Seven Music, e-Motion, Alfa Records, Demajors, RPM, Sony Music Entertainment Indonesia, 267 Musikindo dan Universal Music Indonesia.

Peserta-peserta terpilih untuk tampil di hadapan Label recording pada acara Meet The Labels 2015 Final Audition adalah Wai Rejected (Pontianak), Maskot Reborn (Surabaya), Lembayung Comal (Pemalang), Octopuz, Amaira Helve (Semarang), Aracelli, Qwerty, Berlima (Banjarmasin), Kalua, Franco, Dolphin Division (Jakarta), Anita Carolina (Balikpapan), D'Plust (Padang), Aldhiya (Bogor), Earth Shaker (Bekasi) dan Paperkiss (Bandung).

Rupanya ada treatment yang sedikit berbeda dengan hajatan Meet the Labels tahun lalu. Selama empat hari di Semarang, mereka tidak hanya mengikuti serangkaian kegiatan diantaranya 'copy darat', yakni dipertemukan dengan sesama finalis yang berasal dari seluruh Indonesia untuk berkenalan sembari bertukar pengalaman dan mendapatkan workshop musik yang sangat berguna ketika mereka nantinya menjadi musisi professional, tapi juga secara khusus dipertemukan dengan kedelapan Label. Mereka di-interview untuk melihat keseriusannya sebelum dikontrak oleh Label-Label tersebut. That's it? Ternyata tidak. Siapa sih yang tidak tertarik diajak jalan-jalan? Gratis pula. Untuk mengurangi ketegangan dan menciptakan suasana yang santai, Seluruh finalis ini diajak jalan-jalan menikmati keindahan kota Lunpia termasuk tempat wisanya berupa Lawang Sewu dan tentu saja kulinernya. Namun kembali lagi, bahwa inti dari kegiatan selama empat hari di Semarang adalah mereka harus tampil habis-habisan untuk menunjukan kepada Label bahwa mereka layak di-signed alias di kontrak.

Dan malam penentuan itu pun tiba! Para finalis berupaya tampil all out dengan berbagai keunikannya masing-masing untuk memikat para Label dalam live audition pada hari Sabtu 12 Desember 2015 di Liquid Cafe, Semarang. Secara bergiliran seluruh finalis membawakan lagu original mereka dan lagu pilihan label yang harus diaransemen ulang. Kreatifitas dan jenis musik yang diperdengarkan sangat berwarna dan beragam, sehingga proses seleksi malam itu pun terlihat ketat. Nampak disini label-label juga cukup antusias dalam menyeleksi calon-calon artis yang akan diorbitkannya. Setelah seluruh finalis tampil, giliran kedelapan Label naik panggung untuk mengumumkan para solois, duo atau band yang dipinangnya. Dan hasil dari Final Audition Meet The Labels 2015 adalah Franco (RPM), Mascot Reborn (Sony Music Ent Indonesia), Wai Rejected ( Seven Music), Kalua (267 Musikindo), Paperkiss ( Universal Music Indonesia), Aldhiya (Emotion), Amaira Helve ( Alfarecords) dan Dolphin Division ( Demajors).

Live audition Meet the Labels 2015 juga diramaikan oleh hadirnya artis-artis jebolan Meet The Labels 2014 yang saat ini sudah di signed oleh label dan single mereka sedang berada dalam airplay radio yaitu Mowns, Jado, Melisa Putri dan Kevin Lim. So, bersiaplah untuk menerima, mendengar dan menyaksikan talenta-talenta baru industri musik Indonesia. Siapa tahu, salah satunya kelak jadi idola baru kita semua.