Hari Musik Nasional, Musisi Indonesia Masih Belum Merdeka

LAZONE.ID - Sejauh mana sih perkembangan musik di Indonesia saat ini? Yuk, review setahun ke belakang!

Musik menjadi bagian dari hidup, we cant live without it. Pasti setuju, kan? Nah, bagi penggemar musik sejati harusnya tahu jika hari ini penting untuk perkembangan musik di Indonesia. Ada yang bisa tebak? Yup, 9 Maret adalah Hari Musik Nasional.

Sejauh mana sih perkembangan musik di Indonesia saat ini? Yuk, review setahun ke belakang! Bisa dibilang kemarin adalah masa lesu industri musik lokal. Selain nggak banyak pencapaian yang tercipta, para musisi sepertinya juga nggak terlalu produktif. Hampir semua bisa menebak alasannya? Masalah pembajakan karya cipta dan royalti masih menjadi tembok besar para musisi.

Sebenarnya sejarah diputuskannya 9 Maret menjadi hari musik nasional juga nggak jauh-jauh dari itu lho. Para pecinpta lagu dan musisi yang tergabung dalam Persatuan Artis Pencipta dan Rekaman Musik Indonesia (PAPRI) berharap pemerintah menetapkan satu hari dalam setahun sebagai hari musik nasional. Tujuannya agar perkembangan musik di Indonesia ini bisa lebih baik serta para musisi lebih diperhatikan.

Mantan Presiden SBY menganggap hal ini penting dan kemudian menetapkan tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional berdasarkan Keppres Nomor 10 Tahun 2013. One more thing to know, hari ini juga dikenal sebagai hari penghormatan kepada WR Soepratman.

Udah dua tahun hari ini diperingati, selesaikah permasalahan yang ada? Seperti yang kamu saksikan sendiri, segalanya masih belum benar-benar berubah. Masalah-masalah lama juga sepertinya masih belum tuntas.

Tapi bukan berarti langkah para musisi mati, mereka masih terus memperjuangkan apa yang seharusnya diperjuangkan. Sehingga, besar harapan musik Indonesia bisa berkembang ke arah yang lebih hebat lagi. Mungkin aja Indonesia bisa jadi kiblat musik, nggak usah muluk-muluk, Asia atau Asia Tenggara dulu deh. Percayalah, we can make it!