John Mayer Tidak di Eropa

LAZONE.ID - John Mayer adalah Roger Federernya rock n roll. Federer, seorang pemain tennis terhebat di era modern yang mampu menjelajahi seluruh lapangan dan membuat pukulan efektif dari posisi apapun tanpa kelelahan.

John Mayer adalah Roger Federernya rock n roll. Federer, seorang pemain tennis terhebat di era modern yang mampu menjelajahi seluruh lapangan dan membuat pukulan efektif dari posisi apapun tanpa kelelahan. Begitu juga halnya dengan John Mayer, ia tampil dan menyanyikan rangkaian lagu-lagu sambil menciptakan suasana yang terasa supernatural. Ada satu hal yang menarik mengenai John Mayer. Di Amerika, Mayer adalah seorang superstar. Catatan penjualan albumnya mencapai jumlah jutaan dan karena bakat serta sensitivitasnya, ia dianugerahi Grammy Award untuk kategori songwriter. Namun di Eropa, ia sudah merilis tiga album selama karirnya, dan ia masih sulit untuk mencetak pretasi disana. Kenapa? Album barunya, Continuum adalah sebuah karya yang sensasional dan berkelas. Nada-nada yang soulful, elegan, petikan gitar yang nge-blues, serta kualitas terbaik dari rumitnya modern rock music, semuanya diracik dalam satu album. Tapi beberapa kritikus musik di Inggris berpendapat bahwa album itu terlalu