Sepertinya Miley Cyrus mulai menuai buah pahit dari kelakuannya selama dua tahun terakhir. Baru-baru ini, penyanyi kontroversial tersebut mengalami pemboikotan konser oleh pemerintah Republik Dominika.

Konser yang udah matang dibuat tersebut rencananya akan digelar pada tanggal 13 September. Namun sepertinya konser tersebut kemungkinan besar bakal dibatalkan. Alasan pemerintah Republik Dominika membatalkan konser tersebut adalah kekhawatiran tentang moral para remaja jika mereka menonton konser tersebut. Pemerintah beranggapan apa yang kerap ditunjukkan Miley di panggung ngga sesuai dengan budaya dan adat Dominika.

Sering dalam konsernya, Miley mengenakan kostum yang provokatif serta bahasa tubuh yang cenderung sensual, atau yang kerap di sebut twerking. Oleh karena itu ia kerap kali mendapat kecaman dari banyak orang. Bahkan kecaman dari negaranya sendiri yakni Amerika Serikat.

Selain aksi kontroversial berupa kostum serta twerking tersebut, Miley kerap melakukan kebiasaan seperti menghisap ganja ketika bernyanyi di atas panggung. Mungkin wajar jika banyak pihak yang menilai negatif dirinya, mengingat pengaruh buruk yang ia tularkan tersebut.

Konser yang udah dipersiapkan dengan matang tersebut udah mulai dijual tiketnya sejak bulan Juli 2013, dengan harga berkisar antara 300 hingga 4,2 juta rupiah. Namun belum ada konfirmasi dari pihak penyelenggara mengenai proses pengembalian uang tersebut.

Meskipun kemungkinan pemboikotan tersebut sudah sangat jelas, namun pihak manajemen Miley sendiri belum mengeluarkan pernyataan khusus tentang hal tersebut.