Memilih Studio untuk Latihan

LAZONE.ID - Menyewa studio latihan bukan lagi hal yang eksklusif buat semua anak band. Semua yang ngaku punya band kudu nyewa studio latihan walaupun sudah punya alat-alat sendiri.

Menyewa studio latihan bukan lagi hal yang eksklusif buat semua anak band. Semua yang ngaku punya band kudu nyewa studio latihan walaupun sudah punya alat-alat sendiri. Namun mungkin hal ini tidak berlaku bagi band-band yang sudah memiliki studio musik sendiri di rumahnya.   Buat yang belum punya instrumen, tentu saja hal ini sifatnya kudu. Buat yang udah punya perangkat lengkap pun, jujur aja pasti loe gak akan leluasa menggunakan perangkat itu kalau diluar studio. Kenapa? Kualitas sound kalah? Bisa jadi, tapi belom tentu. Kalo selain gitar, loe juga punya efek, dan amply yang yahud, bisa aja sound di garasi rumah loe gak kalah sama di studio.   Tapi dengan kondisi perumahan di Jakarta yang padat, loe gak mungkin menyetel sound sekeras-kerasnya karena akan mengganggu tetangga. Studio bisa mengatasi hal tersebut, karena studio musik dilapisi tembok kedap suara yang akan meredam suara hingar-bingar instrumen loe agar tidak mengganggu orang lain.   Selain itu, karena studio dipakai oleh banyak orang, biasanya studio menyediakan banyak pilihan instrumen yang bisa kita pilih, terutama gitar dan bass. Efek untuk gitar pun bisa beragam. Ini merupakan keuntungan tersendiri, dari pada kita beli. Lumayan, bisa experimen sound-sound baru.   Terus gimana kalau kita ingin mengunakan sound baru tersebut waktu kita tampil live? Kan kita gak bisa bawa efek itu buat manggung. Siapa bilang? Studio musik biasanya juga menyediakan jasa penyewaan alat. Jadi loe bisa sewa dan bawa alat yang loe butuhkan dari studio itu buat manggung. Itung-itung sambil nabung biar bisa beli efek sendiri.   Kebanyakan studio musik dilengkapi dengan cermin besar seperti di gym. Jadi sambil latihan membawakan musik, kita juga bisa melatih performance kita di panggung. Kita bisa melihat secara langsung, gimana sih aksi live kita di mata penonton. Karena studio musik juga sering menjadi tempat nongkrong anak-anak band lain, mungkin loe bisa minta mereka untuk lihat penampilan loe dan minta penilaian objektif. Lumayan kan bisa dapat masukan.   Booking dengan waktu secukupnya (2 atau 3 jam tergantung kebutuhan) Siapkan playlist sebelum masuk studio, agar tidak buang-buang waktu pilih-pilih lagu. Keluarlah begitu bagian jam kita sudah habis. Jangan biarkan band berikutnya menunggu.   Yang musti diingat dalam menggunakan studio musik adalah fasilitas itu milik umum. Gunakan semaksimal mungkin, namun juga pikirkan kepentingan orang lain. Rawatlah semua instrumen yang ada di dalamnya. Jangan sampe tiba-tiba kebawa suasana dan di akhir lagu banting-banting gitar. [rad]   Sumber foto: smalldogstudio.com