Merdeka.com --- Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan tetap akan menindak semua mal dan hotel yang membuat jalanan macet. Namun, pihaknya tidak akan menindak dengan cara brutal, melainkan secara bertahap dan dengan melakukan diskusi.

"Tapi gak semuanya langsung kita sikat, karena setengah Jakarta harus kita bongkar dan bakar kalau mau menegakkan aturan," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Senin (9/12).

Menurutnya, bangunan mal dan hotel yang kerap menjadi penyebab kemacetan di Jakarta sudah ada jauh sebelum dia dan Jokowi memimpin DKI.

"Mau gak mau ya gitu. Kalau mau kasar ya bakar setengah Jakarta. Gak bisa, sudah puluhan tahun kayak gitu, sudah kayak raja. Kalau boleh penjarain saja semuanya," tutupnya.

Sebelumnya Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) tidak sepakat dengan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup jalan masuk ke Gedung Veteran RI di Jalan Gatot Subroto, depan Plaza Semanggi. Padahal, pintu masuk tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya kemacetan di Jalan Gatot Subroto.

Namun, kini mereka berubah pikiran dan sepakat jalan masuk depan ditutup. Syaratnya, akses jalan masuk alternatif di belakang gedung harus selesai dibangun terlebih dahulu.

"Kami sudah terima surat dari LVRI. Mereka menyatakan akses jalan masuk itu ditutup. Mereka sudah kirim surat kepada kami," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (6/12).