Badai Erika menerjang wilayah Dominika, Kepulauan Caribia, Amerika, Jumat (28/8). Sebanyak 9 korban telah ditemukan meninggal dunia dan 20 orang belum ditemukan. Diperkirakan korban masih akan bertambah.

Badai menerjang setelah kawasan itu diguyur hujan selama 10 jam dengan intensitas tinggi.Selain korban jiwa, badai juga merusak infrastruktur hampir di seluruh kepulauan tersebut. Regu penyelamat belum bisa menjangkau semua wilayah yang rusak akibat badai Erika ini, untuk melakukan pencarian para korban.

Charles Roland Jong dari kantor Perdana Menteri Roosevelt Skerrit menyetakan, “Regu penyelamt sampai saat ini masih fokus mencari korban yang harus diselamatkan. Tetapi dia juga minta maaf kalau belum semua daerah bisa terjangkau oleh regu penyelamat karena kerusakan infrastruktur di hampir seluruh kepulauan.”

Badai ini merupakan yang terbesar sejak 2005. Charles juga mengingatkan masyarakat di wilayah tersebut untuk tetap waspada, karena diperkirakan badai masih akan datang. Masyarakat diminta menyiapkan penyelamatan sedini mungkin.