Beberapa waktu belakangan ini, terdengar kabar yang santer mengenai kenaikan BBM yang sepertinya bakal segera direalisasikan. Presiden Jokowi beberapa kali mengirimkan sinyal untuk menaikkan harga BBM, dengan menyatakan jika anggaran negara selalu terbebani dengan subsidi BBM. Presiden juga mengatakan jika hal tersebut tetap dilakukan, maka akselerasi perekonomian nasional bakal lambat.

Tapi, seperti yang diketahui, semakin  naik harga BBM, maka tentu aja bakal membuat semua harga melambung. Hal tersebut juga bakal berdampak besar kepada banyak orang, terutama penduduk miskin yang jumlahnya udah hampir mencapai 68 juta orang itu. Dari banyaknya pro kontra tentang hal tersebut, berikut adalah beragam alasan mengapa BBM sebaiknya nggak perlu dinaikkan.

Harga minyak dunia turun

Diketahui, saat ini harga minyak dunia sedang turun, yakni USD 77 per barel. Berdasarkan hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menolak wacana kenaikan harga BBM dengan tegas. Menurutnya, gimana bisa harga dinaikkan sedangkan saat ini harga bahan bakar dunia sedang turun.

Batasi pembelian BBM bersubsidi

Dengan realita minyak dunia yang turun, sebaiknya pemerintah membuat kebijakan dengan larangannya dijualnya BBM untuk kendaraan pribadi maupun milik pemerintah. Hal tersebut lebih memberikan solusi dari pada harus menaikkan harga bahan bakar bersubsidi.

Hukum berat para penyelundup BBM

Banyak pihak yang menilai jika sebenarnya pemerintah mengetahui praktik penyelundupan BBM, tapi nggak pernah tegas menindaknya. Menghukum berat pihak yang melakukan hal tersebut, sepertinya lebih memberi solusi dari pada hanya sekedar menaikkan harga bahan bakar itu sendiri.

Meskipun begitu, semua akhirnya dikembalikan kepada pemerintah sebagai pihak pengatur regulasi. Mudah-mudahan bisa jadi solusi untuk banyak pihak ya Guys.