Merdeka.com --- Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku bangga atas prestasi yang berhasil ditorehkan oleh BRI. Bank dengan laba terbesar di Indonesia ini mampu membeli satelit dari Amerika dan akan diluncurkan dari Perancis tahun 2016 nanti.

Dia menyebut proses pembelian satelit tersebut sebagai perjuangan lantaran cukup rumit. Pemerintah pun perlu turun tangan untuk mendapatkan ruang orbit di luar angkasa dengan memakan waktu hingga 2 tahun.

Satelit baru ini akan menggunakan ruang orbit Indosat yang telah habis masa berlakunya. Orbit tersebut milik pihak asing karena Indosat dijual keluar negeri beberapa tahun lalu.

"Pepatahnya dari Tual ke Bali, dulu jual sekarang beli. Satelit Indosat itu akan habis. Perjuangan kita itu dua tahun. Tapi memang tidak pernah kita buka karena agak sensitif. Sekarang sudah jadi, kita buka," ujar Dahlan di markas band Slank, Gang Potlot, Jakarta, Kamis (1/5).

Dahlan bercerita Indosat telah dimiliki asing karena dijual pemerintah pada 15 tahun silam. Komoditas yang dijual juga termasuk jalur orbit yang digunakan satelit Indosat.

Sehingga, terang Dahlan, pembelian satelit ini juga bermaksud untuk mengembalikan kepemilikan orbit satelit dari asing ke pangkuan Ibu Pertiwi.

"Indosat dulu dijual, sekarang BUMN bank besar akan meluncurkan satelit sendiri. Kita sudah punya kavling milik Indonesia sendiri yang dulu kita jual sekarang dibeli," tegasnya.

Rencananya, setelah selesai dirakit, satelit tersebut akan dibawa diangkut dari Amerika menuju sebuah pulau di kawasan Perancis. Dari pulau tersebut nantinya satelit akan diluncurkan ke ruang orbitnya.

"Dalam waktu 29 menit, satelit itu akan mencapai ketinggian 35.000 Km. Satelit ini kita pakai untuk kemajuan Indonesia," tutupnya.