Gerakan ekstrimis Iran Suriah atau yang lebih dikenal dengan ISIS telah menghukum mati komandan mereka sendiri. Penyebabnya adalah tuduhan jika salah satu orang kepercayaan ISIS tersebut menjadi agen MI6 Inggris.

Seperti yang dilansir oleh surat kabar The Daily Mail, komandan yang bernama Abu Ubaida Almagribi tersebut menjabat sebagai kepala keamanan Negara Islam di Allepo, utara Suriah. Almagribi juga bertanggung jawab atas penjara tempat James Foley dan para tahanan barat lainnya ditahan. James Foley seperti yang diketahui telah dieksekusi penggal serta disebar videonya.

Almagribi diketahui adalah seorang belanda keturunan Maroko, walaupun sebenarnya identitas aslinya nggak diketahui secara detail. ISIS mengaku mengeksekusi Almagribi sehari setelah video pemenggalan Foley muncul di YouTube.

Faktor lain yang melatarbelakangi eksekusi tersebut adalah lolosnya seorang jihadis asal Belgia yang ditahan beberapa pekan oleh ISIS, Jejoen Bontinck. Setelah berhasil lolos ia dikatakan telah melaporkan informasi penting terkait ISIS kepada badan-badan inteligen termasuk MI6. Bontinck juga mengatakan memiliki informasi penting mengenai tahanan yang dipunyai oleh ISIS serta informasi tentang Almagribi yang merupakan jihadis Belanda dan menjadi kepala penjara kala itu.

Bocornya informasi itu, membuat ISIS benar-benar waspada akan orang-orang yang ada dalam organisasi tersebut. Menurut situs Marocco World News, ISIS telah dilaporkan memenggal para pemimpinnya termasuk Abu Ubaida Almagribi sebab ada keraguan tentang kesetiaan para pemimpin tersebut, serta keterlibatan mereka dengan asing.