Merdeka.com --- Duta Besar (Dubes) Brasil untuk Indonesia, Paulo Alberto da Siveira Saores, bertemu dengan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama sore ini di Balai Kota Jakarta. Dalam pertemuan itu, Alberto mengajak Basuki bekerja sama menata kawasan kumuh di Jakarta. "Dia mau minta kita jadi sister city-nya Brasil. Dia sampaikan, Brasil itu mirip dengan kota Jakarta. Seperti kebiasaan buang sampah sembarangannya, segala macam persoalan kawasan kumuh hingga masalah air dan transportasinya. Lalu dia sampaikan juga tahun depan ada perhelatan Piala Dunia dan Olimpiade 2016 di Brasil," beber pria yang akrab disapa Ahok itu di Balai Kota Jakarta, Senin (15/7). Ahok menyambut baik tawaran itu. Sebagai langkah awal, kerja sama akan dimulai terkait peningkatan kualitas hidup penduduk dan pengolahan sampah menjadi energi.

kawasan kumuh di jakarta

Seperti diketahui, sister city adalah konsep penggandengan dua kota yang berbeda lokasi dan administrasi politik dengan tujuan menjalin hubungan budaya dan kontak sosial antar penduduk. Kota kembar umumnya memiliki persamaan keadaan demografi dan masalah-masalah yang dihadapi. Konsep kota kembar bisa diumpamakan sebagai sahabat pena antara dua kota. Hubungan kota kembar sangat bermanfaat bagi program pertukaran pelajar dan kerjasama di bidang budaya dan perdagangan. Jakarta sendiri telah menjalin kerja sama sister city dengan Kota Beijing, Hanoi, Berlin, Paris, Pyongyang, Rotterdam, Seoul, Tokyo, Athena, Bangkok, Casablanca, Jeddah, Istanbul, Islamabad dan Los Angeles.