Sebagai pengamat dan pecinta sepak bola, loe mungkin udah mengenal FIFA seperti saudara sendiri. Gimana nggak, organisasi ini adalah penentu kebijakan dari setiap pertandingan yang loe tonton. Nggak cuma itu, FIFA juga sebagai pengambil kebijakan dari banyak kompetisi di dunia. Kesannya yang superior itu emang nggak terbantahkan Bro. Tapi, siapa yang menyangka kalau badan sebesar itu sama aja seperti organisasi kecil yang nggak diurusin dengan baik.

Yup, apalagi kalau bukan masalah korupsi Bro! Berita pagi tadi cukup mengejutkan nih dengan ditangkapnya belasan petinggi FIFA yang diduga melakukan berbagai aktivitas yang mengarah ke arah korupsi. Bahkan salah satunya tersangkanya adalah sang wakil presiden.

Penangkapan ini adalah hasil investigasi FBI dan biro kepolisian Swiss. Mereka mengatakan kalau belasan orang yang ditangkap ini terlibat dengan sejumlah penyuapan. Termasuk yang berkenaan dengan hak siar sampai indikasi suap di balik terpilihnya Qatar dan Russia sebagai tuan rumah piala dunia 2018 dan 2022.

Sepp Blatter / © Shutterstock

Sepp Blatter selaku presiden FIFA sendiri menyambut baik proses penyelidikan ini. Meskipun ia sangat malu sampai-sampai bilang kalau semua orang sekarang bakal melihat FIFA sebagai organisasi yang benar-benar beda dari yang sebelumnya.

Meskipun sederet anggota tingginya masih bakal diperiksa, tapi FIFA bakal maju terus untuk proses pemilihan presiden baru Bro. Berkenaan dengan hal ini, ada dua kandidat yang mundur sebelum berperang yakni Luis Figo dan Michael van Praag. Maju sebagai kandidat utama FIFA adalah Blatter sendiri dan si pangeran Yordania, Ali bin al-Hussein.

Kredibilitas FIFA jelas turun setelah pemberitaan yang nggak bagus ini. Mungkin juga gara-gara ini nih organisasi besar tersebut nggak kunjung segera memperbaiki masalah PSSI.