Kemudahan yang diberikan oleh apilkasi Go-Jek ternyata menaruh perhatian Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama. Dia kepincut untuk menerapkan aplikasi serupa untuk Transjakarta.

Gubernur yang akrab di sapa Ahok ini berencana untuk menandatangani nota kesepakatan dengan Go-Jek. Dalam kesepakatan tersebut berisikan rencana pembuatan aplikasi bernama Go-Busway yang akan diterapkan pada pertengahan Juli mendatang.

Ahok mengungkapkan bahwa dia ingin Go-Jek menjadi feeder dari PT Transjakarta, sehingga memudahkan para pengguna untuk memantau posisi Transjakarta yang akan dinaiki dan tiba di halte tujuan jam berapa. Ahok ingin aplikasi ini memudahkan pengguna Transjakarta mengetahui lokais jalan, halte terdekat, jembatan penyebrang, lokasi tempat Go-Jek mangkal, lokasi parkir taksi, stasiun dan lain-lainnya.

Sedikitnya orang yang menggunakan transportasi umum membuat Ahok berupaya keras untuk memberikan kenyamanan warganya. Dengan adanya aplikasi Go-Busway akan memudahkan sekaligus menggerakkan orang untuk sering memakai transportasi umum dibandingkan naik kendaraan pribadi.

Rencananya aplikasi Go-Busway bakal terintegrasi dengan Go-Jek yang bakal mudah diakses dengan smartphone yang berbasis Android atau iOS. Sebuah terobosan untuk mengurai kemacetan Jakarta yang kian hari semakin parah.