Merdeka.comUntuk diketahui, gas tawa adalah gas digunakan sebagai obat penghilang rasa sakit bagi ibu-ibu yang akan melahirkan. Namun ternyata, menurut penelitian yang dikembangkan lebih lanjut di Amerika Serikat, gas ini bisa digunakan untuk mengobati depresi.

Penelitian yang dilansir dari dailymail.co.uk ini menemukan bahwa gas ini mampu meringankan gejala depresi bahkan dalam hitungan menit setelah disemprotkan. 

"Kandungan nitrous oksida dan oksigen yang ada di dalam gas tawa mampu bertindak sebagai obat anti depresan yang ampuh. Sebab kandungan ini mampu meningkatkan kadar hormon serotonin di dalam otak yang dapat meningkatkan mood atau suasana hati. Nitrous oksida juga mampu memicu produksi sel-sel otak baru yang menghindarkan Anda dari depresi," kata Carmine Pariante, profesor psikiatri biologi di Institute of Psychiatry, King College London.

Sebelumnya, dia menambahkan bahwa nitrous oksida adalah obat yang digunakan dalam dunia kedokteran gigi untuk mematikan saraf Anda.