Teknoup.com --- Perangkat yang bisa dipakai (weareable device) nampaknya akan semakin ramai bermunculan di tahun ini. Sejumlah vendor besar sudah meluncurkannya sejak tahun lalu dan baru-baru ini juga mengeluarkan produk barunya di ajang CES dan MWC bulan Januari/Februari kemarin. Platform yang digunakannya pun berbeda-beda. Ada yang menggunakan platform sendiri dan ada pula yang memanfaatkan Android.

Melihat perkembangan ini, Google sebagai perusahaan pemilik Android tak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Melalui konferensi SXSW, yang belangsung di Austin, Texas, Senior Vice President Google Sundar Pichai mengatakan bahwa pihaknya akan lebih mendukung para pengembang dan perusahaan yang ingin membuat wearable device yang menggunakan OS Android. Dalam dua minggu lagi, Google akan merilis SDK (Software Development Kit) untuk jenis perangkat tersebut.

Terkait rumor yang menyebut Google akan membuat wearable device lain selain kaca mata pintar, yakni jam tangan pintar, Pichai tak mau berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan bahwa ketika membicarakan wearable, yang perlu difikirkan adalah di tingkat platform-nya. Dengan kata lain Google ingin lebih fokus pada sisi perangkat lunaknya ketimbang perangkat kerasnya.

"Kami akan memberikan pandangan untuk pengembang tentang bagaimana kami melihat pasar ini berkembang," kata Pichai seperti dikutip dari The Verge. Ia mencatat bahwa ada keterkaitan evolusi dari ekosistem smartphone dan wearable device. Ketika smartphone menjadi komputer kecil, makawearable device akan menjadi serangkaian sensor penghubungnya. Google ingin memberikan standar tentang bagaimana sensor tersebut mengirimkan datanya ke Android.

"Kami ingin mengembangkan satu set protokol umum dimana mereka dapat bekerja sama," ungkap Pichai. "Mereka membutuhkan sebuah lapisan penghubung dan lapisan data yang semua itu bisa datang secara bersamaan." Hingga kini, sebagian besar smartwatch memang menjalankan Android, namun Pichai berpendapat bahwa SDK tersebut tidak hanya untuk smartwatch saja, tapi wearable jenis lainnya. Ia berharap OS Android bisa lebih banyak digunakan pada bentuk perangkat yang berbeda-beda.