Beberapa waktu lalu terjadi kesimpangsiuran informasi tentang harga BBM yang katanya bakal segera dinaikkan. Loe juga pasti pernah dengar atau setidaknya mencuri dari pembicaraan orang-orang sekitar.  Menanggapi hal ini, Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro pun angkat bicara. Ia mengatakan kalau hingga saat ini belum ada kenaikan harga untuk jenis apa pun.

Udah lega Bro? Tapi jangan buru-buru senang dulu deh. Emang benar harga BBM nggak bakal naik dalam beberapa waktu ke depan, tapi bukan jaminan harganya bakal tetap stagnan. Pasalnya Direktur Pemasaran Pertamina, Ahmad Bambang beberapa waktu yang lalu telah memberikan pernyataannya.

Buat loe pengguna Pertamax, siap-siap merogoh kantong agak lebih dalam dikit karena jenis bahan bakal khusus ini bakal segera dinaikkan. Jika harga sebelumnya mencapai Rp 8.800 maka kemudian bakal dinaikkan sebesar Rp 800 atau menjadi Rp 9.600. Pertamax Plus juga mengalami kenaikan menjadi Rp 10.550 serta Pertamina Dex yang bahkan mencapai Rp 12.200.

© Merdeka

Bambang sendiri mengatakan alasan kenaikan BBM jenis khusus ini lantaran nilai dollar udah mencapai angka di atas Rp 13.000an. Sehingga MOPS (Means of Platts Singapore) atau acuan standar yang diikuti pemerintah juga mengalami kenaikan.

Tapi, buat loe pengguna premium sepertinya masih bisa bernafas lega karena harga yang berlaku bakal tetap sama. Semuanya masih tetap normal sekarang, tapi nggak tahu lagi apa yang bakal terjadi beberapa waktu kemudian. Apakah kebijakan Pertamina untuk menaikkan harga BBM terutama yang jenis khusus benar-benar dilakukan? Kita tungguin aja deh!