Majalah Playboy membuat perubahan besar pada 2016 ini. Majalah berlogo kepala kelinci ini memutuskan untuk tak lagi memamerkan foto perempuan bugil di tiap edisinya mulai Maret.

Baru-baru ini, lewat akun Instagramnya, Playboy memamerkan cover perdana edisi nonnude-nya. Selebgram bernama Sarah McDaniel pun dipilih sebagai covermodelnya. Sarah sangat populer di Instagram karena pose-posenya yang sangat seksi dan ia juga memiliki dua warna mata berbeda.

Dalam foto tersebut, Sarah terlihat berpose seksi dengan gaya selfie. "Say hello to the new Playboy," tulis caption pada foto tersebut.

Keputusan Playboy ini menjadi pertanyaan besar bagi para penggemarnya. Namun, mereka merasa perlu melakukan perubahan untuk menghadapi persaingan saat ini.

Di era digital ini, penjualan oplah Playboy menurun drastis. Mereka hanya sanggup menjual 800 ribu majalah dalam satu tahun. Angka tersebut sangat jauh jika dibandingkan beberapa tahun lalu. Pada tahun 70-an, Playboy merupakan salah satu majalah terbesar di Negeri Paman Sam dengan pelanggan sekitar 5.6 juta.

Meski tak lagi menyuguhkan lagi foto perempuan telanjang, sang pemimpin redaksi Cory Jones memastikan Playboy tak akan menghilangkan esensinya. "Kita masih menjaga DNA majalah ini, tapi kami juga mengembangkan," ujar Cory.