Merdeka.com --- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memprediksi jumlah pemudik dan balik lebaran tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Tahun ini, jumlah pemudik diramal mencapai 9,7 juta, sementara tahun lalu sebanyak 9,2 juta. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan jumlah pemudik menggunakan angkutan umum jenis bus AKAP sebanyak 729.278, kereta api 382.854, Laut 18.129 dan udara 131.5938 sedangkan mudik gratis ada 81.289. Sementara untuk kendaraan pribadi tercatat 7.270.847 yang terdiri dari 5.836.919 mobil dan 1.433.928. Untuk persiapan moda transportasi arus mudik dan balik dari Jakarta ke daerah-daerah di seluruh Indonesia, dinas perhubungan telah melakukan persiapan, di antaranya persiapan 4 terminal utama dengan 18 terminal bantuan. Sebanyak 5 stasiun dan 2 stasiun bantuan, 1 bandara dan 1 bandara bantuan. Terminal utama, menurut Pristono ada di Pulo Gadung, Kampung Rambutan, Lebak Bulus, dan Kalideres. Sedangkan, terminal bantuan berada di Tanjung priok, Tanah Merdeka (Jakarta Utara), Rawamangun, Pinang Ranti, Pasar Minggu, Muara Angke, Grogol, dan Rawa Buaya. "Serta di Pool PO bus untuk Jakarta Timur ada Garuda Mas, Muncul, Gunung Mulia, Raya, Gunung Harta, Primajasa. Di jakarta pusat ada Damri st Jakarta. Di jakarta Selatan ada Safari Darma Raya, Kramat Djati, Sinar Jaya, dan Megah Langgeng," kata dia di Balaikota, Senin (15/7). Sementara itu, stasiun utama ada di Jakarta Kota, Gambir, Senen, Tanah Abang, Jatinegara. Untuk bantuan selama arus mudik dan balik, ada di stasiun Tanjung Priok dan Manggarai. "Pelabuhan hanya Tanjung priok. Bandara ada Soekarno Hatta dan Halim," ucapnya. Ia juga mengungkapkan ada empat posko yang diperuntukan untuk uji kelayakan jalan, pos kesehatan, pos pengamanan terpadu, dan tes urine pengemudi. Untuk petugas LLAJ dan terminal ada 1.425 orang. Tarif angkutan umum untuk batas atas wilayah 1 (sumatera, jawa, bali, dan nusa tenggara) Rp 161 per KM, tarif batas bawah Rp 99 per KM. Adapun kesiapan moda transportasi untuk bus berjumlah 8.283 bus, terdiri dari bus reguler ada 7.848, bus bantuan selama lebaran sebanyak 260 armada dan bus pariwisata sebanyak 175 armada. Sedangkan, untuk kereta api ada 66 kereta, terdiri dari kereta reguler sebanyak 48 dengan jumlah tempat duduk 21.788. Kereta tambahan untuk lebaran sebanyak 18 dengan jumlah tempat duduk sebanyak 11.154. "Kalau kapal ada 22 dan pesawat 488," ujarnya.