Teknoup.com --- Ketika Facebook menghabiskan dana senilai 1 miliar dolar (Rp. 11,4 triliun) untuk membeli Instagram, banyak orang bertanya-tanya bagaimana mereka akan ''memainkan'' Instagram agar balik modal dan menjadi menguntungkan. Apalagi jawabannya jika bukan iklan. Oktober lalu Instagram mengumumkan bahwa mereka akan memulai adanya iklan di aplikasi tersebut, yang segera dimulai April mendatang.

Untuk para pengguna Instagram, bersiaplah dibombardir iklan. Jumat lalu Omnicom Media dilaporkan telah menghabiskan dana senilai 100 juta dolar AS (Rp. 1,14 triliun) untuk mengiklankan klien mereka di Instagram sampai tahun depan.

Instagram memang sangat menggiurkan bagi para pengiklan. Saat ini Instagram sendiri telah memiliki 150 juta pengguna aktif dengan 60 persen diantaranya ada di luar Amerika Serikat. Foto yang diunggah per harinya mencapai 55 juta foto.

Iklan di Instagram sendiri akan muncul di stream pengguna dan akan memiliki wujud foto atau video. Iklan akan dibedakan dengan ikon spesial di sudut kanan atas dengan tulisan Sponsored. Jika pengguna Instagram tidak suka iklan tertentu, iklan tersebut dapat disembunyikan dan ditanyakan alasannya.