Seperti yang diketahui, nuklir adalah salah satu alternatif energi yang jumlahnya melimpah dan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Tapi, jika nggak mampu mengolah dengan benar dampaknya bisa sangat berbahaya. Radiasi hingga mutasi yang berujung kematian adalah hal yang menanti para pengembang teknologi nuklir yang salah pengoperasian.

Udah banyak kasus yang diakibatkan oleh kecelakaan nuklir tersebut. Berikut adalah ulasannya.

Hiroshima-Nagasaki  

Ini adalah kecelakaan paling parah yang disebabkan oleh nuklir. Terjadi pada tanggal 6 Agustus 1945, nuklir yang dikemas menjadi bom atom ini, melenyapkan Hiroshima dan Nagasaki dari peta Jepang. Saat itu diperkirakan korban mencapai angka 129.000-246.000 orang, dan bahkan bisa lebih lagi. Nggak hanya menimbulkan korban tewas aja, yang selamat pun akhirnya harus meninggal juga karena efek radiasi yang menyebabkan kanker.

Chernobyl

Kasus yang menimpa PLTN Chernnobyl di Ukraina ini, merupakan yang terburuk dalam sejarah mereka. PLTN tersebut bocor dan dengan terpaksa warga sekitar harus dievakuasi. Meskipun begitu korban tewas yang gagal diselamatkan mencapai angka 53 orang. Kemudian disusul dengan jumlah ratusan yang meninggal akibat paparan radiasi.

Fukushima

Sebuah gempa berskala 9.0 Richter yang melanda Fukushima menyebabkan reaktor nuklir di tempat tersebut bocor. Karena sangat berbahaya, kemudian pemerintah mengevakuasi sekitar 300.000 warga di daerah tersebut. Meskipun nggak ada korban jiwa, tapi diketahui sekitar 10-30 persen zat radioaktifnya menyebar bebas di alam.

Bagai pisau bermata dua, nuklir di satu sisi sangat menguntungkan tapi juga sangat menghancurkan jika nggak dikelola dengan baik.