Novel fiksi dewasa terbaru J.K Rowling ternyata dinilai gak bagus-bagus amat oleh para kritikus buku. 'The Casual Vacancy' sebenernya cukup terkenal apalagi mengingat kepopuleran Rowling, antisipasi publik plus hebohnya promosi-promosi di media. Namun, dibalik tingginya ekspektasi atas novel setelah Harry Potter itu, banyak kritikus ternama yang memberi nilai minus. Kritikus sastra Michiko Kakutani menulis bahwa beberapa karakter di novel baru Rowling mirip dengan keluarga Dursley di Harry Potter. Dalam tulisan yang dipublikasikan New York Times itu, doi menyebut kalau 'The Casual Vacancy' terlalu dangkal, klise dan cuman bikin bosan pembacanya. Walaupun begitu gak semua kritikus berlidah tajam. Theo Tait dalam tulisannya di Guardian bilang kalau walaupun buku tersebut perlu diacungi jempol sebagai langkah berani Rowling keluar dari kepopuleran novel penyihirnya walaupun novel keduanya itu emang gak bagus -bagus amat. Andrew Losowsky dari Huffington Post mengatakan gebrakan Rowling dalam fiksi dewasa layak dimuat, namun tidak sepadan dengan antisipasi yang mengelilinginya. 'The Casual Vacancy' memang banyak sorotan dunia, maklum novel terakhir Rowling 'Harry Potter dan Relikui Kematian' terjual lebih dari 450 juta kopi sekaligus tercatat sebagai novel yang terjual tercepat sepanjang sejarah. Menurut Reuters, toko-toko buku di AS udah mencetak 'The Casual Vacancy' sampai dua juta kopi. The Casual Vacancy bercerita tentang kehidupan di kota kecil Inggris bernama Pagford. Rowling mengangkat tema kecanduan obat-obat terlarang, seks di kalangan remaja, serta kekerasan dalam rumah tangga. Source: antara