Nggak bakal ada kata bosan ketika kamu pegang kontroller drone dan bermanuver di udara. Percaya deh! Bahkan kalau memungkinkan kamu bakal main hingga baterai habis sama sekali. Yup, nggak berlebihan melihat kenyataan ini karena drone emang sangat digemari. Bahkan penggunaannya dikombinasikan dengan action camera, malah bikin kamu makin betah.Sayangnya, mainan ini nggak bakal bisa kamu bawa ketika berlibur ke Eropa, terutama Inggris.

Hype nggak selalu bisa diterima kalau penggunaannya nggak tepat. Inggris melarang penggunaan mainan berbaling-baling banyak ini dengan alasan yang sangat masuk akal. Mengganggu kehidupan hewan dan mengancam kenyamanan. Quadchopter yang bisa meliuk-liuk akrobatis di udara, dinilai mengganggu burung-burung yang ada di beberapa taman. Misalnya, Hyde Park Dan St James Park.

Penggunaan drone yang bisa dilengkapi kamera katanya juga bisa dijadikan media bagi para teroris untuk mengintai para keluarga kerajaan. Well, hal ini mungkin dikarenakan kekhawatiran yang berlebihan aja. But, what you need to remember is, jangan pernah bawa mainan ini ke sana kalau nggak mau disita. Mengingat harganya yang lumayan mahal, lebih baik patuhi aturan ini.

Hal yang sama diberlakukan untuk tongsis yang gunanya untuk mengambil gambar dengan angle tertentu. Kalau ini diberlakukan di Perancis khususnya untuk penggunaan di area museum. Banyak pengunjung yang kedapatan memakai alat ini untuk selfie atau groufie di sekitar barang sejarah yang mahal ini. Pihak petugas khawatir smartphone bakal jatuh dari holder tongsis dan memecahkan sesuatu. Well, yakin banget kamu nggak mau hal ini menimpamu, kan? Better keep away your tongsis.

Aturan tentang penggunaan tongsis juga nggak hanya diimplementasikan di Perancis aja. Beberapa negara seperti Korsel bahkan sama sekali melarang peredaran benda ini. Silahkan dilanggar dan kamu nggak bakal bisa pulang karena dendanya mencapai belasan ribu dollar US. So, please remember, Bro!