Pesta bikini para pelajar SMA mungkin gagal digelar, tapi untuk yang satu ini Presiden Jokowi sepertinya udah mantep banget. Yup, ini tentang terpidana mati Bali Nine yang sekarang tengah bersiap-siap menghadapi prosesi yang sepertinya bakal dilaksanakan dalam waktu dekat. Ambulance, peti jenazah dan salib nisan udah dipersiapkan tanda waktu eksekusi udah dekat.

Perjalanan persidangan para tersangka penyelundupan obat-obat terlarang ini cukup pelik dan alot. Banyak yang menentang bahkan melakukan aksi protes. Mulai dari gitaris Black Sabbath, Tony Iommi, hingga yang paling baru dan hype adalah surat terbuka Anggun C. Sasmi kepada Jokowi yang justru mendapatkan respon kurang positif dari netizen.

Jokowi patut dibanggakan dalam hal ini. Meskipun mendapatkan banyak intervensi dari kepala negara bahkan PBB, mantan Gubernur Jakarta ini nggak bergeming dan keukeuh ingin memutuskan rantai peredaran obat-obatan lewat hukuman para terpidana ini.

Hukuman mati emang bakal tetep jadi pro kontra selama HAM dan dampak buruk selalu didampingkan. Tapi, presiden melihat hal tersebut lebih kepada efek buruk jika para terpidana mendapatkan grasi. Bisa dibayangkan gimana jadinya nanti?

Para terpidana Bali Nine, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan sendiri sepertinya udah pasrah dan siap melaksanakan hukuman ini. Bahkan pemerintah Australia mengatakan jika menginginkan jenazah keduanya diterbangkan ke Australia untuk dimakamkan di kampung halaman. Well, mudah-mudahan nggak ada hal-hal kayak ini lagi deh!