Merdeka.com --- Minum secangkir kopi di pagi hari bukan cuma menyehatkan, tetapi juga mampu menurunkan risiko bunuh diri sebesar 50 persen, demikian menurut penelitian dari Harvard School of Public Health. Dengan mengulas data dari tiga riset skala besar di Amerika, tim peneliti membandingkan keinginan bunuh diri pada orang dewasa yang minum dua sampai empat cangkir kopi sehari dengan mereka yang tidak minum kopi sama sekali. Hasilnya, peneliti menemukan kalau risiko bunuh diri menurun sebesar 50 persen pada penikmati kopi. Data yang digunakan peneliti tersebut tepatnya melibatkan 200.000 responden yang terdaftar sebagai objek penelitian selama 16 tahun. "Penikmat kopi, khususnya yang berkafein, cenderung memiliki keinginan bunuh diri yang relatif rendah," papar kepala peneliti Michel Lucas, seperti yang dikutip dari Huffington Post. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan berbagai riset sebelumnya yang pernah membuktikan kalau konsumsi kopi memang mampu menurunkan risiko depresi pada wanita. Selain itu, dibandingkan dengan teh yang juga memiliki kafein, kandungan kafein lebih banyak ditemukan pada kopi. Sehingga kopi lebih manjur mengatasi depresi dan menurunkan risiko bunuh diri jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. "Penelitian kami membuktikan manfaat minum kopi, asalkan diminum dua sampai tiga cangkir saja dalam sehari," tegas peneliti. Beberapa khasiat sehat dari kopi yang lain adalah menangkal Alzheimer, menurunkan risiko sakit jantung, dan basil cell carcinoma - jenis kanker kulit yang paling umum. Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam The World Journal of Biological Psychiatry.banner-ads