Gelombang protes kembali dilakukan oleh banyak orang terkait solidaritas terhadap Gaza. Salah satunya adalah seperti yang dilakukan oleh seorang penyanyi Aljazair bernama Souad Massy. Mendapat undangan kehormatan untuk menyanyi di Israel, Massy menolaknya dengan tegas. Ia juga mengatakan ngga akan pernah ke Israel apapun alasannya. Hal itu ia lakukan demi solidaritasnya terhadap warga Gaza, Palestina.

Seperti yang dilaporkan oleh televisi Al Arabiya. Massy mengatakan jika prinsip ia bermusik adalah untuk kedamaian. Maka dari itu, ia memilih untuk ngga tampil di negera yang udah banyak membunuhi anak-anak, wanita, serta orang tua.

Ngga hanya sekali aja ia menerima undangan untuk menghadiri acara di Tel Aviv, namun selalu ditolaknya. Ia beranggapan jika ia menerima undangan tersebut, sama aja ia mendukung semua yang dilakukan oleh Isreal. Termasuk alasan Israel membobardir Gaza hanya gara-gara tiga remaja israel yang hilang.

Entah sengaja atau nggak, tapi penyanyi keren ini emang sering mengadakan pertunjukkan pada daerah konflik. Seperti yang Massy katakan bahwa dirinya juga pernah mengadakan konser di Guantanamo dan dataran Maghrib Sahara.

Penyanyi yang mulai dikenal pada tahun 2001 ini pernah masuk nominasi pendatang baru terbaik. Beberapa album udah dibuatnya, salah satunya adalah berjudul Pendongeng. Dan hampir semua lagu dinyanyikannya dalam bahasa Arab Dan Perancis.

Ternyata selain Massy dengan aksi penolakan undangan tersebut, ada pula gerakan penolakan yang dilakukan seorang pemain sepakbola Mesir. Pemain Mesir yang bernama Abu Treika tersebut ngga mau menghadiri pertandingan persabahatan dikarenakan adanya satu pemain Israel dalam pertandingan tersebut.