Teryata rokok gak semuanya buruk Bro. Ada juga lho efek positif buat kesehatan.
Buat loe yang doyan ngerokok, gak perlu kuatir yang macem-macem, karena semua hal pasti ada baik buruknya. Termasuk ngerokok lho. Gak semua kebiasaan ngerokok hasilnya buruk seperti dikampanyekan selama ini. Nih beberapa efek baik buat kesehatan kalo lu ngerokok.

1. Merokok Mengurangi Resiko Parkinson
Sudah sering jadi omongan nih Bro. Ngerokok mengurangi risiko penyakit parkinson. Sebuah penelitian terbaru menambah kuat bukti sebelumnya. Adanya hubungan temporal antara kebiasaan merokok dan berkurangnya risiko penyakit Parkinson. Artinya, efek perlindungan terhadap Parkinson berkurang kalau loe menghentikan kebiasaan merokok. Penelitian dilakukan Dr Tanner dengan melihat perbedaan yang signifikan ketika dosis dihitung sampai 10 atau 20 tahun sebelum diagnosis.

2. Merokok mengurangi resiko penyakit susut gusi yang parah
Kandungan kimia alami yang terkandung pada tembakau, bikin perokok berisiko lebih rendah terhadap penyakit gusi.

3. Nikotin membunuh kuman penyebab tuberculosis (TBC)
Seorang peneliti dari University of Central Florida (UCF), menyatakan senyawa ini menghentikan pertumbuhan kuman TBC dalam sebuah tes laboratorium. Bahkan bila digunakan dalam jumlah kecil saja, kata Saleh Naser, seorang profesor mikrobiologi dan biologi molekuler di UCF.

4. Nitrat Oksida dalam nikotin mengurangi radang usus besar
Nikotin yang terkandung dalam rokok mengurangi aktivitas otot melingkar, terutama melalui pelepasan nitrat oksida, dalam kasus ulcerative colitis (UC) atau radang usus. Temuan ini dapat menjelaskan beberapa terapi manfaat nikotin pada merokok terhadap UC dan dapat menjelaskan mengenai disfungsi penggerak kolon pada penyakit aktif.

5. Efek transdermal nikotin pada kinerja kognitif (berpikir) penderita Down Syndrome (DS)
Down syndrome adalah penyakit yang disebabkan adanya kelainan pada kromosom 21, yang dapat dikenal dengan melihat manifestasi klinis yang cukup khas. Kelainan ini berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental. Kandungan nikotin pada rokok mampu membantu merangsang berpikir pada penderita DS.