Talkmen.com --- Hanya tidur 6 jam sehari selama hari kerja dan membayar kurang tidur terebut di akhir pekan ternyata tidak membawa manfaat yang berarti bagi tubuh.

Setelah berhari-hari kurang tidur karena kerjaan menumpuk, banyak orang menganggap akhir pekan adalah waktu yang dapat dimanfaatkan untuk membayar "hutang" tidur. Apakah dengan begitu kinerja tubuh akan kembali normal?

Sebuah penelitian dari Penn State Hershey Medical Center membuktikan sebaliknya. Penambahan jam tidur di akhir pekan ternyata tidak dapat mengganti jam tidur yang kurang sebelumnya, dan juga tidak membawa manfaat yang berarti bagi tubuh.

Dalam penelitian ini, para peneliti melakukan pengukuran kemampuan penyelesaian masalah, kemampuan motorik, dan reaksi dari beberapa orang. Orang yang diteliti adalah mereka yang selama enam hari berturut-turut hanya tidur 6 jam setiap malam dan diakhir pekannya tidur selama 10 jam.

Hasilnya menunjukkan, meski penambahan jam tidur ini mengurangi perasaan mengantuk, tapi fungsi-fungsi lain tidak kembali normal. Penelitian ini membuktikan kalau penambahan jam tidur di akhir pekan hanya membalikkan efek negatif dan menurunkan fungsi kognitif akibat kurang tidur.