Merdeka.com --- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpesan kepada organisasi masyarakat (ormas) untuk tidak melakukan sweeping atau penertiban tempat hiburan selama bulan Ramadan. Menurutnya, tugas itu merupakan wewenang aparat kepolisian. "Jangan bertindak sendiri, karena itu dikhawatirkan di lapangan akan adanya konflik horizontal," kata Aher di Bandung, Senin (8/7). Jika ditemukan ada yang melakukan sweeping tanpa sesuai aturan, dia meminta peran masyarakat untuk melaporkannya kepada yang berwenang. "Silakan lapor jika ada yang melakukan tidak sesuai dengan undang-undang," katanya. gubernur-jawa-barat-ahmad-heryawan-_120515202715-592 Dia pun meminta kepada pengusaha hiburan, untuk juga menghormati bulan suci Ramadan. Dengan adanya sikap tersebut konflik akan terhindarkan. "Ya kita harus menghormati kesucian bulan Ramadan," tambahnya. Wakapolrestabes Bandung AKBP Awal Chairuddin menegaskan akan menindak tegas pelaku sweeping tanpa izin. Sejuh ini pihaknya sudah berkomitmen dengan para pengusaha hiburan untuk adanya kesepakatan tidak beroperasi selama Ramadan. "Kita sudah adanya kesepakatan dengan para pengusaha untuk tidak membuka usaha hiburan di bulan Ramadan, untuk ormas pun sudah sama-sama berkomitmen tetap menjaga kondusifitas Bandung," tuturnya.