Kematian aktor Hollywood Paul Walker yang mengejutkan ternyata gak cuma jadi bahasan di kalangan entertainer, tapi juga di kalangan pembalap dan pecinta otomotif.

Ini salah satunya karena Paul sendiri adalah pembalap serta pengemudi mobil yang baik. Udah gitu, pengemudi mobil yang ditumpangi Paul itu sendiri, yakni Roger Rodas, adalah seorang pembalap yang bahkan pernah menang dalam balap mobil serba Porsche, Pirelli Driver's Cup.

Porsche_Carrera_GT_badge

Selain itu, yang menarik perhatian para pembalap terkait kecelakaan yang terjadi di sekitar pusat bisnis di Valencia, California, AS, Sabtu sore lalu, adalah mobil supercar Porsche Carrera GT keluaran tahun 2005 yang ditumpangi Paul dan Roger.

Beberapa catatan khusus dibuat komunitas pecinta otomotif itu terkait mobil yang telah mengalami 6 kali ganti pemilik dan dijual di kisaran US$450.000 sampai US$339.000 itu. Catatan itu berupa fakta mulai dari kecelakaan hingga spesifikasi mobil balap mewah tersebut. Ini dia fakta menarik soal Porsche Carrera GT:

  • Pembalap asal Jerman, Walter Rohrl, misalnya, pernah nabrak saat uji coba Carrera GT sebanyak 2 kali. Dia pun memberikan catatan khusus terutama terkait sifat mobil saat dipacu pada kecepatan tertentu.
  • Pengusaha bidang Internet, Corey Rudl, punya cerita lain. Dia mengalami kecelakaan dengan Carrera GT-nya saat mengendarai di Fontana Speedway sampai akhirnya dituntut untuk ganti rugi yang fantastis.
  • Majalah EVO juga pernah memberi catatan terkait 'sikap mobil’ Carrera GT, yaitu jika mobil supercar itu mengalami pergantian ban itu bisa membuat mobil tidak terlalu berbahaya.
  • Mantan pegawai PCNA Doug DeMuro baru-baru ini bilang kalo Porsche Carrera GT adalah mobil yang paling berbahaya untuk dikendarai di jalan raya. Tapi jika dibandingkan dengan generasi pertamanya, Viper, Porsche masih kalah 'galak’.
  • Doug nambahin kalo dari sisi 'safety’, mobil itu cukup aman tapi butuh keahlian khusus untuk bisa menguasai tingkat kecepatan mobil tersebut.

Porsche_Carrera_GT

Dengan kata lain, kalo tuh Carrera GT dipacu dengan kecepatan tinggi, dan si pengemudi gak cukup pinter untuk nguasain kondisi mobil, dijamin bisa 'spinning’.