Merdeka.com --- Seorang pria Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai tukang potong besi tewas terkena lima tembakan saat berada di sebuah kedai makan di kawasan Lorong Jalan Raja Bot, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (9/4) malam.

Sedangkan seorang lainnya yang saat kejadian berada di kedai makan tersebut mengalami luka-luka terkena serpihan peluru yang ditembakkan oleh dua orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

Dari keterangan sejumlah saksi yang dijumpai Antara di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) Kedai Makan Karisma Enterprise, peristiwa penembakan itu berlangsung sangat cepat dan pelakunya langsung memacu sepeda motornya ke jalan raya.

Menurut pengakuan rekan korban, saat kejadian dirinya sedang berada di belakang kedai makan tersebut dan setelah mendengar ada suara tembakan, langsung bergegas berlari ke arah suara tembakan tersebut.

"Saya dengar ada lima kali tembakan dan saya bergegas ke kedai makan tersebut, ternyata rekan saya itulah yang terkena tembakan," ungkapnya.

Saat itu, dia melihat rekannya yang biasa dipanggil dengan nama Jono tersebut sudah terkapar dan segera dibawa ke Rumah Sakit Kuala Lumpur.

"Pada saat dibawa korban masih bisa bernapas, tapi setelah sampai di RS dikabarkan telah meninggal," demikian disampaikan rekan kerja korban yang tak menyebutkan namanya.

Berdasarkan informasi yang diterima, WNI tersebut bernama Mohamat Tahadjo alias Jono (40 tahun), sedangkan korban luka-luka yaitu Ratri (25 tahunan).

Seorang rekan korban lainnya turut menyatakan rasa kaget atas tewasnya Jono karena selama ini korban dikenal sangat baik dan ramah.

"Dia itu orangnya baik dan tak suka macam-macam. Tadi siang, saya jumpa dengannya untuk menerima foto diri serta foto kopi paspor dia sebagai persyaratan untuk menjadi saksi dalam pemilu," ungkapnya.

Atas peristiwa tersebut, pihak kepolisian telah mendatangi TKP dan memeriksa di sekitar kedai tersebut untuk mendapatkan barang bukti.

banner-ads