Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan, 15 menit sebelum bom meledak, seorang pria berkaus kuning dan berkacamata terlihat meletakkan sebuah tas ransel di lokasi kejadian.

Dikutip dari Daily Mail, Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha mengatakan kalau pria itu adalah tersangkanya. Ia juga yakin pria itu juga anggota dari gerakan anti-pemerintah.

"Seorang tersangka terlihat di CCTV, tapi ini masih belum jelas. Sekarang kami mencari pria ini," ujar Prayut Chan-O-Cha.

Sejauh ini, bom yang meledak di Kuil Erawan pada Senin (17/8/2015), telah menewaskan 21 orang dan membuat lebih dari seratus orang terluka. 

Sebagian besar korban adalah wisatawan asia. Satu di antara korban merupakan perempuan warga negara Indonesia yang bernama Lioe Lie Tjing.