Yah, salah banget apa punya muka menarik? Nina Siahkali Moradi, wanita berkebangsaan Iran berusia 27 tahun ini gagal jadi anggota dewan gara-gara punya tampang yang menarik Bro. Emang sih, Nina gak masuk ke dalam 13 kandidat yang bakal jadi anggota dewan kota. Tapi perolehan suara Nina sanggup membuatnya bercokol di posisi yang bakalan maju jadi anggota dewan jika salah satu dari 13 kandidat terpilih menjadi Walikota. Jadi posisi ke-14 berhak menjadi pengganti si terpilih, kasarnya cadangan gitu Bro. Tapi kenyataan beda lho. Tanpa alasan Nina justru didiskualifikasi secara tiba-tiba dan dilarang untuk menempati posisi tersebut. "Kami tidak ingin model catwalk ada di dalam tubuh dewan kota," ujar pejabat senior kota Qazvin menanggapi hal tersebut. Nina Moradi merupakan lulusan fakultas arsitektur. Doi berjuang keras bersama rekan-rekannya untuk maju dalam pemilihan dewan kota. Moradi sendiri juga gak nyangka atas diskualifikasi ini. "Nyaris 10 ribu orang memilih saya dan berdasarkan hal itu, seharusnya saya merupakan anggota alternatif pertama dalam Dewan Kota," ucap Moradi kepada media setempat. Keputusan otoritas setempat ini agak janggal karena melakukan diskualifikasi terhadap seseorang yang sebenarnya hak untuk menjabat, merupakan tindakan melanggar hukum. Wah, nampaknya ini menjadi ujian berat buat Presiden Iran yang baru, Hassan Rowhani yang dalam kampanyenya telah bersumpah untuk menegakkan hak-hak wanita. Sumber: The Independent