Indonesia khususnya DKI Jakarta tengah menghadapi dua teror paling ganas jelang Ramadan ini. Pertama adalah teror dari geng motor rese di Jagakarsa, Jaksel.

Kedua adalah kejadian bom yang baru terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jaktim dan menewaskan beberapa orang termasuk aparat kepolisian.

Kesedihan terus dirasakan warga Jakarta karena dua kejadian ini. Ditambah teror justru terjadi kian marak menjelang bulan puasa.



Tapi netizen tetap saling menyemangati satu sama lain. Lebih banyak lagi yang menghujat pelaku bom.

"TERKUTUKLAH GEROMBOLAN SESAT, MESKI KAU DIPUJA DAN DIPUJI KELOMPOKMU !!!, TP TERUS BANGKIT DAN LAWAN TERUS TERORIS> semoga bkn pengalihan isu,!!" tulis netizen @Sembodro *rotojoy dalam sebuh forum berita online.

Dari lini masa akun medsos juga tak kalah mengutuk perbuatan pelaku bom ataupun geng motor sadis.

"Jgn lmh, smw hrs ttp mkn wspd, ini upya mmecahbelah versi kini, kt indonesia jangan mau terbawa arus negatif smw ini," tambah netter @roy.o*89.

Meski kesedihan nggak bisa dihindari, tetap semangat dan bangkit warga Jakarta.

Dan ingat jangan pernah share foto korban tewas dalam media sosial, bro. Prinsip terorisme adalah membunuh satu orang untuk menyebarkan ketakutan kepada jutaan orang. Dengan men-share foto itu, berarti lo telah membantu para teroris menyebar ketakutan. Selain itu nggak juga baik dan menambah duka yang melihat lho, apalagi buat keluarga korban.