Merdeka.com --- Jika dilihat sepintas, kue ini memang mirip tetesan air yang berukuran besar. Uniknya, kue ini hanya bisa dikonsumsi dalam waktu 30 menit saja, setelah itu dia akan berubah menjadi genangan air.

Seperti dilansir RocketNews24, hidangan aneh ini cukup populer di Jepang, dan lebih dikenal sebagai variasi lain dari kue beras, shingen mochi. Mochi adalah sejenis makanan penutup yang diciptakan oleh Perusahaan Kinseiken Seika.

Hidangan manis ini ditaburi bubuk kedelai kinako dan disantap bersama sirup gula merah. 

Tak heran, jika mochi bentuk baru ini pun akhirnya sukses menarik perhatian pecinta kuliner di Jepang.

Mochi yang dibentuk mirip tetesan air ini dibuat dari air yang bersumber dari Pegunungan Alpen di selatan Jepang. Air itu kemudian dipadatkan dan dihidangkan seperti mochi pada umumnya. Oleh karena itu, hidangan manis ini disebut mizu (air) shingen mochi.

Menurut situs resmi Kinseiken, karena mochi ini sangat halus, itu terasa meleleh di mulut. Sayangnya, kue ini hanya bisa mempertahankan bentuknya dalam 30 menit, sehingga tidak bisa dibawa pulang dan hanya bisa dimakan di tempat.
Mochi Air

Mizu shingen mochi awalnya diperkenalkan sebagai hidangan manis selama musim panas tahun lalu, dan rupanya itu menjadi sangat populer di Jepang, sehingga pembuat hidangan ini memutuskan untuk menghadirkannya kembali tahun ini. Hidangan mochi ini hanya tersedia di dua toko Kinseiken yang berada di Prefektur Yamanashi.